Produk Olahan Petis Ikan dan Pindang Jadi Andalan Ekonomi Masyarakat Pesisir Sumenep 

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Produk olahan hasil laut berupa petis ikan dan pindang menjadi andalan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Sumenep, khususnya di Kecamatan Pasongsongan dan Kecamatan Ambunten.

Dua kecamatan pesisir ini dikenal sebagai sentra pemindangan dan pengolahan petis ikan, dengan total produksi mencapai ratusan ton per tahunnya.

Di Kecamatan Ambunten, produksi pindang mencapai 114 ton per tahun, sementara petis ikan sebesar 13,2 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Pasongsongan, produksi pindang tercatat sebesar 107 ton per tahun, dan petis ikan sebanyak 12,5 ton.

“Petis ikan ini diolah dari air bekas rebusan pindang yang dimasak ulang selama lima jam hingga menjadi bumbu berkualitas. Nilai jualnya cukup tinggi dan sangat membantu perekonomian keluarga nelayan,” ujar Marlisa Ariyanti, penyuluh dari Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.

Produk pindang dan petis ikan dari wilayah tersebut tidak hanya disukai masyarakat lokal, tetapi juga dipasarkan ke berbagai daerah di Jawa Timur hingga ke luar provinsi.

Tidak hanya itu, produk pindang dari Pulau Sapeken juga ikut mewarnai pasar luar daerah, menunjukkan daya saing UMKM lokal Sumenep.

Sebagai langkah untuk memperkuat daya saing dan kapasitas produksi, Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep membentuk Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) di berbagai desa. Salah satunya adalah Poklahsar Sejahtera yang resmi dibentuk pada 29 April 2025 di Desa Bukabu, Kecamatan Ambunten, dan diketuai oleh Halimatus Sa’diyah.

“Poklahsar ini menjadi wadah penting bagi pelaku usaha pengolahan hasil laut. Dengan adanya kelompok ini, produksi dan pemasaran bisa lebih terorganisir,” ujar Marlisa.

Menurutnya, pembentukan Poklahsar juga merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui penguatan ekonomi keluarga.

“Ketika nelayan tidak hanya menjual ikan segar tetapi juga mengolahnya menjadi produk jadi, nilai ekonominya meningkat. Ini sangat signifikan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir,” jelasnya.

Kabupaten Sumenep sendiri merupakan wilayah kepulauan dengan 126 pulau yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Karena itu, penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penulis : MK

Berita Terkait

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?
Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya
Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan
JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa
Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim
Kunjungi Stan Arinna di Madura Culture Festival, Bupati Sumenep Borong Roti Arinna Bakery, Wujud Dukungan terhadap Produk Lokal
Tinjau Stan Bank Jatim di MCF 2026, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital dan Layanan Keuangan Semakin Dekat dengan Masyarakat
Kunjungi Stan Kuliner dan Perhotelan Baghraf, Bupati Fauzi Tegaskan Pariwisata Harus Gerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WIB

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:27 WIB

JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim

Berita Terbaru