Sumenep – Ratusan pengunjung dari berbagai wilayah tetap membanjiri pagelaran Festival desa Wisata Madura 2025, yang terpusat di depan kantor Dinas PUTR Sumenep atau di sebelah timur taman adipura Sumenep, Jumat, 20/6/2025, malam.
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dan dihadiri sejumlah pejabat Pemkab tersebut mendapat respon positif masyarakat.
Buktinya, pada malam kedua, masyarakat terus berdatangan. Mereka mengunjungi stand per stand bahkan tidak sedikit yang berbelanja. Baik produk olahan yang tersedia di stand Kecamatan maupun UMKM umum di lokasi pelaksanaan Festival Desa Wisata Madura 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah produk olahan di stand Kecamatan Pragaan seperti petis, rengginang, air Siwalan, Bakdabak dll laris manis. Bahkan produk kerajinan tangan seperti ukuran dinding, keranjang kayu, dll sudah kehabisan stok. Besok mau kulakan lagi,” tegas Andi, staf Kecamatan Pragaan.

Menurutnya, Festival Desa Wisata Madura 2025 yang berlangsung selama 3 hari sejak Kamis, tanggal 19 Juni hingga 21 Juni 2025 tentu memberikan efek domino.
“Selain mengedukasi desa dan Kecamatan untuk terus berinovasi, Festival Desa Wisata Madura memberikan dampak perekonomian masyarakat. Apalagi nantinya, produk yang dipasarkan sudah dikenal masyarakat luas,” tuturnya.
Andi berharap, Festival Desa Wisata Madura 2025, dilaksanakan setiap tahunnya.
“Yang jelas saya mendukung Festival Desa Wisata dilaksanakan setiap tahunnya untuk melahirkan inovasi dan menampilkan segala potensi desa yang ada di Kabupaten Sumenep,” tukasnya.
Diketahui, Festival Desa Wisata 2025 tidak hanya menampilkan berbagai potensi wisata dan budaya namun juga hasil kerajinan, olahan UMKM, hingga adat istiadat desa.
Pada kesempatan ini, pertunjukan budaya ojung yang ditonton ratusan masyarakat pada Kamis malam jadi pertunjukan budaya perdana yang ditampilkan.
Kemudian malam ini, Festival Desa Wisata Madura 2025 dihibur Pamdas Community.
Penulis : Redaksi







