Carut Marut SPMB 2025, LSM Gabungan Kediri Akan Gelar Aksi Damai 3Hari, Desak Kacabdin Tindak Tegas Polemik SMKN 1

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, detikzone.id – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tergabung dalam Aliansi LSM Kediri Raya, seperti LSM Masyarakat Mencari Keadilan (Macan), Komite Masyarakat Peduli Pendidikan, dan berbagai unsur lainnya, akan menggelar aksi damai pada 7 hingga 9 Juli 2025.

Aksi tersebut akan dilakukan di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

Aksi ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan terhadap Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kediri yang dinilai tidak tegas menyikapi persoalan viralnya kasus di SMKN 1 Kota Kediri serta kisruh Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada jurnalis media detikzone, Revi Pandega selaku Koordinator Aksi menyebutkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat dan merasa perlu turun langsung untuk menyuarakan kegelisahan publik.

“Kita harus bergerak melawan tindakan yang merugikan siswa dan dunia pendidikan di Kota Kediri ini. Terkait viralnya SMKN 1, setidaknya Kacabdin menonaktifkan kepala sekolah sampai masalah di Polresta selesai. Untuk SPMB, harus lebih transparan dan jujur,” tegas Revi, pada Jum’at (4/7/2025) siang.

Dalam surat pemberitahuan aksi yang telah dikirimkan ke Polresta Kediri, Sejumlah LSM itu menyampaikan tiga poin tuntutan utama:

1. Ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri.

2. Desakan agar Kacabdin memberi sanksi tegas terhadap kepala sekolah SMKN 1 yang dinilai memprovokasi siswa dalam video viral yang beredar.

3. Penilaian bahwa Kacabdin tidak cakap menjalankan tugasnya sehingga menimbulkan kegaduhan di dunia pendidikan.

Hal senada disampaikan Saiful Iskak, ketua salah satu Aliansi LSM Kediri Raya tersebut, bahwa pihaknya menambahkan akan melaporkan dugaan penyimpangan anggaran di sejumlah sekolah.

“Tidak hanya itu, kami juga akan laporkan terkait penyimpangan anggaran BOS, BPOPP, PIP, serta dugaan pungutan liar mengatasnamakan komite. Ini harus diaudit dan diperiksa. Banyak orangtua murid merasa tertekan dengan tarikan yang dilakukan secara bertahap, tapi takut bersuara karena khawatir anaknya dikucilkan di sekolah,” ungkap Saiful, begitu ia kerap disapa.

Untuk diketahui, surat pemberitahuan aksi damai tiga hari berturut-turut ini juga telah ditembuskan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi di Surabaya sebagai bentuk desakan agar ada langkah serius dari pemerintah.

Gelombang kritik terhadap pelaksanaan SPMB 2025 ini menjadi sinyal kuat bagi para pemangku kebijakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Aliansi LSM Kediri Raya berharap aksi ini dapat mendorong perubahan menuju sistem pendidikan yang lebih bersih, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?
Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih
Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi
Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:58 WIB

Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:09 WIB

Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal

Senin, 18 Mei 2026 - 14:07 WIB

Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?

Berita Terbaru

Suasana live musik akustik di Arinna Cafe & Resto Sumenep yang berlangsung setiap malam mingguan. Alunan musik, pelayanan ramah, menu kuliner beragam, fasilitas ruang VIP, serta area bermain anak menjadi daya tarik yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati suasana bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.

EKONOMI

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB