Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Truk tambang melintas di jalan raya pantura, Kabupaten Probolinggo, tanpa penutup terpal muatan.

Foto: Truk tambang melintas di jalan raya pantura, Kabupaten Probolinggo, tanpa penutup terpal muatan.

PROBOLINGGO – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan kini berada di titik nadir. Janji manis pemeliharaan jalur publik hancur berantakan oleh roda-roda raksasa armada truk tambang berstatus Over Dimension Over Loading (ODOL) yang bebas melenggang tanpa tersentuh hukum.

Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan ironis di sepanjang ruas jalan Jabung-Pasar Senin hingga jalur utama Kecamatan Besuk. Konvoi truk bermuatan tanah, pasir, dan batu menggunung melintas dengan bak terbuka tanpa penutup terpal.

“Saban hari, koridor ini berubah menjadi jalur neraka bagi para pengguna jalan akibat polusi debu pekat yang mengaburkan pandangan.”Warga sudah jenuh mengeluh,” ujar Hadi, warga Desa Kecik, Kecamatan Besuk dengan nada getir,sabtu (25/7/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Truk-truk itu berjalan telanjang tanpa terpal. Materialnya berterbangan, kerikil berjatuhan, dan debunya membuat sesak napas. Ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tapi sudah mengancam nyawa kami di jalan.

Hadi sendiri mengaku pernah menjadi korban langsung dari kelalaian fatal ini. Insiden traumatis yang menimpanya memicu kekhawatiran massal bahwa jalan raya Besuk kini telah menjelma menjadi mesin pencabut nyawa yang siap memakan korban berikutnya jika pembiaran ini terus berlanjut.Masyarakat mendesak Satlantas Polres Probolinggo untuk segera turun dari “kursi empuk” mereka dan mengambil tindakan represif yang nyata di lapangan.

Pengawasan ketat dan sanksi tilang tegas menjadi harga mati yang dituntut warga demi mengembalikan hak mereka atas jalan raya yang aman.Sayangnya, jeritan warga ini tampaknya bertepuk sebelah tangan. Saat dikonfirmasi mengenai komitmen pengawasan dan penindakan tegas terhadap truk ODOL nakal tersebut, Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ali Rifki Mubarok, memilih bungkam.

Pesan konfirmasi yang dikirimkan via WhatsApp (WA) hanya menunjukkan status centang dua biru tanda telah dibaca, tanpa ada respons sepatah kata pun hingga berita ini diturunkan. Sikap diam otoritas sabuk putih ini kian mempertebal tanda tanya publik,sampai kapan hukum akan kalah oleh kepentingan korporasi tambang?

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo
Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor
KAKI Jatim Beri Nilai Positif untuk Kajari Bangkalan
Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor
Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:51 WIB

Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:58 WIB

Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:59 WIB

KAKI Jatim Beri Nilai Positif untuk Kajari Bangkalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:14 WIB

Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor

Berita Terbaru