Aturan Baru Mulai 1 Agustus 2025 Larangan Truk Sumbu 3 atau Lebih Jalur Pantura Pemalang Pekalongan Batang : Rizal Bawazier Buka Suara

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id- Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan baru dengan surat nomor AJ.903/1/17/DRJD/2025 tanggal 18 Juli 2025 tentang pembatasan operasional truk sumbu 3 atau lebih dan angkutan barang di sepanjang Jalur Nasional/Jalan Pantura Pemalang – Pekalongan – Batang.

Kebijakan ini mulai diberlakukan per 1 Agustus 2025 untuk pembatasan berlaku setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier menyatakan dukungan penuhnya terhadap kebijakan surat Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tersebut sampai nanti akan dibangunnya Jalur Lingkar Luar Pekalongan-Batang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun aturan ini masih perlu sosialisasi dalam 1-2 bulan kedepan karena perlunya pembuatan rambu-rambu larangan oleh Pemda dan Aparat Berwenang. Ini bentuk nyata pemerintah melindungi keselamatan warga, mengurangi risiko kecelakaan, dan menjaga kondisi jalan. Saya mendukung penuh pembatasan operasional truk berat ini, terutama truk tambang dan angkutan hasil galian,” tegas Rizal Bawazier, Kamis (31/7/2025).

Dalam surat tersebut juga diberikan arahan wajib pembuatan rambu-rambu larangan kepada Pemda dan Aparat Berwenang pada beberapa titik jalan pantura berupa larangan melintas truk-truk sumbu 3 atau lebih di jalan pantura Pemalang – Pekalongan – Batang tersebut.

“Surat ini bukan lagi hanya rekomendasi seperti surat sebelumnya, tapi sudah surat persetujuan untuk dilaksanakan Pemda (dinas perhubungan daerah) dan Aparat Kepolisian,” tegas Rizal Bawazier.

Adapun jenis Truk yang Dibatasi adalah truk sumbu tiga atau lebih, truk dengan kereta tempelan dan gandingan, truk pengangkut hasil galian, tambang, tanah, pasir dan batu. Kendaraan ini tetap boleh melintas selama memenuhi syarat administrasi seperti memiliki tanda nomor kendaraan kode plat “G”, serta dokumen muatan lengkap dari pemilik barang.

Dalam rangka memfasilitasi lalu lintas logistik, pemerintah menyiapkan jalur alternatif melalui Tol Pemalang (Gandulan) – Batang (Kandeman) atau sebaliknya.

“Dengan relokasi angkutan barang ke jalur tol, distribusi logistik tetap lancar tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan nasional, disamping juga para pengendara sudah diberikan discount pengurang tarif tol 20%,” terang Rizal Bawazier.

Rizal Bawazier juga menegaskan, pembatasan ini bukan bentuk diskriminasi terhadap pelaku usaha logistik, melainkan langkah penataan dan pengaturan yang berdampak luas terhadap kepentingan umum, bukan pelarangan total, hanya soal waktu dan jenis kendaraan yang diatur. Jangan sampai truk bermuatan tambang merusak jalan atau membahayakan warga di jam sibuk.

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Teach to Inspire, Mbak Wali Ajak Pelajar Lestarikan Budaya Jawa dan Bijak Bermedia Sosial
1001 Puisi Diluncurkan di Sumenep, Bupati Fauzi Gaungkan Pesan Kerukunan dari Bangku Sekolah
Perluas Wawasan Pasar Modal, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Kunjungi Bursa Efek Indonesia di Jakarta
Benteng di Akar Rumput: 10 Desa di Probolinggo Resmi Dideklarasikan Jadi Kampung Tangguh Antinarkoba
Kirab Budaya dan Kostum Unik Semarakkan Mango Carnival of Indonesia 2026 di Probolinggo
Mangga Duren Probolinggo Curi Perhatian di Mango Carnival 2026, Wali Kota Terpikat Cita Rasanya
Terpukau Seni dan Budaya Sumenep, Senator Ning Lia Sebut Media Expo 2026 Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Mendunia
Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Teach to Inspire, Mbak Wali Ajak Pelajar Lestarikan Budaya Jawa dan Bijak Bermedia Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:34 WIB

1001 Puisi Diluncurkan di Sumenep, Bupati Fauzi Gaungkan Pesan Kerukunan dari Bangku Sekolah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Benteng di Akar Rumput: 10 Desa di Probolinggo Resmi Dideklarasikan Jadi Kampung Tangguh Antinarkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Kirab Budaya dan Kostum Unik Semarakkan Mango Carnival of Indonesia 2026 di Probolinggo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Mangga Duren Probolinggo Curi Perhatian di Mango Carnival 2026, Wali Kota Terpikat Cita Rasanya

Berita Terbaru