Jerih Payah Jadi Sia-Sia, Nelayan Masalembu Sumenep Kembali Buang Berton-ton Ikan

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan ikan layang hasil tangkapan nelayan Masalembu yang akhirnya terbuang ke laut karena tak ada pembeli. Nestapa tahunan ini kembali menyayat hati para nelayan

Tumpukan ikan layang hasil tangkapan nelayan Masalembu yang akhirnya terbuang ke laut karena tak ada pembeli. Nestapa tahunan ini kembali menyayat hati para nelayan

Sumenep, 26 Agustus 2025 –Nestapa nelayan Masalembu kembali terulang. Berton-ton ikan hasil tangkapan terpaksa dibuang ke laut karena tak ada pembeli yang sanggup menampung. Peristiwa memilukan ini mengingatkan kembali pada tragedi serupa yang terjadi setahun lalu.

Maeli, warga Desa Sukajeruk, mengaku terpaksa membuang sekitar 1,6 ton ikan layang hasil tangkapannya.

“Mau direbus sendiri tidak mungkin, jumlahnya terlalu banyak. Pembeli semua menolak, jadi tidak ada jalan lain selain dibuang,” ungkapnya dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini membuat nelayan semakin terjepit. Biaya melaut sudah dikeluarkan, tenaga terkuras, namun hasil tangkapan justru menjadi beban. Pedagang pengumpul kewalahan, stok menumpuk, dan harga anjlok hingga tak ada lagi yang sanggup membeli.

Ketua Rawatan Samudra, Sunarto, langsung menggelar musyawarah darurat dengan para nelayan. Dari pertemuan tersebut, nelayan sepakat untuk mendukung upaya mendatangkan kapal pembeli ikan agar kejadian serupa tak terulang lagi.

“Tahun lalu nelayan sudah banyak membuang ikan. Sekarang, luka lama terbuka kembali. Kami meminta semua pihak, terutama pemerintah, segera hadir memberikan solusi. Kami hanya menunggu musim ikan setahun sekali, giliran dapat hasil, justru terbuang percuma,” tegas Sunarto.

Hingga kini, para nelayan masih menanti langkah nyata pemerintah maupun pihak terkait. Mereka berharap ada solusi permanen agar jerih payah di tengah samudra tidak terus berakhir dengan kesia-siaan.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Resto Lotus Sajikan Ikan Gurami yang Menggugah Selera dan Jadi Menu Favorit Pengunjung di Kota Keris Sumenep
Buka dari Sore hingga Malam, SkY Coffee Grounds Samping Mr Ball Sumenep Langsung Jadi Pusat Keramaian
Baru Dibuka, Langsung Meledak! SkY Coffee Grounds Jadi Primadona Baru Sumenep
Dinkes Probolinggo Perkuat Kapasitas Pelaku IRTP Melalui Bimtek Keamanan Pangan
Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura
Talk Show Inklusi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Perkuat Ekonomi Umat
PANCA AMPERA vs Ketimpangan: Gus Lilur Desak Perubahan Besar Industri Rokok
Haji HER Pamekasan Pahlawan Ekonomi Rakyat Madura

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:34 WIB

Resto Lotus Sajikan Ikan Gurami yang Menggugah Selera dan Jadi Menu Favorit Pengunjung di Kota Keris Sumenep

Jumat, 17 April 2026 - 23:01 WIB

Buka dari Sore hingga Malam, SkY Coffee Grounds Samping Mr Ball Sumenep Langsung Jadi Pusat Keramaian

Jumat, 17 April 2026 - 22:12 WIB

Baru Dibuka, Langsung Meledak! SkY Coffee Grounds Jadi Primadona Baru Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 10:08 WIB

Dinkes Probolinggo Perkuat Kapasitas Pelaku IRTP Melalui Bimtek Keamanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 - 22:50 WIB

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Berita Terbaru