Unjuk Rasa di Depan Mapolda Jateng Memanas, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Aksi demonstrasi di depan Markas Polda Jawa Tengah, Jumat sore (29/8/2025), berakhir ricuh setelah sekelompok peserta aksi melakukan tindakan anarkis. Keributan dipicu pelemparan batu, petasan, hingga bom molotov ke arah aparat yang sedang berjaga.

Awalnya, aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB berlangsung kondusif. Massa menyampaikan orasi terkait tuntutan keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan (20), seorang pengemudi ojek online yang tewas dalam demonstrasi di Jakarta sehari sebelumnya.

Aparat dari Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang mengawal jalannya aksi dengan pendekatan persuasif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Personel yang diturunkan bahkan tidak dibekali tameng, sebagai bentuk penghormatan terhadap kebebasan berpendapat.

Namun, situasi berubah sekitar setengah jam kemudian. Sekelompok orang yang bergabung dalam barisan massa mulai bertindak agresif.

Mereka melempari aparat dengan benda berbahaya, merusak pagar pembatas, pot bunga, serta lampu taman di sekitar lokasi.

Polisi berulang kali memberikan imbauan melalui pengeras suara agar massa menghentikan aksi, namun tidak digubris.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan sejak awal terlihat tanda-tanda aksi mengarah ke tindakan anarkis.

“Mereka datang bukan untuk menyuarakan aspirasi, tetapi langsung melakukan penyerangan dengan mercon dan molotov. Beberapa anggota bahkan sempat terluka akibat lemparan tersebut,” jelasnya.

Melihat kondisi semakin membahayakan warga dan pengguna jalan, aparat akhirnya mengambil langkah tegas.

Polisi menggunakan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Massa yang tercerai-berai kemudian menyebar ke arah Jalan Sriwijaya dan sebagian ke depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Untuk mencegah kemacetan, arus lalu lintas di Jalan Pahlawan dialihkan sementara.

Pasukan Dalmas tetap bertahan di sekitar Mapolda, sambil terus mengimbau agar massa membubarkan diri.

Sekitar pukul 16.30 WIB, pasukan tambahan dari PHH Brimob Polda Jateng dikerahkan untuk mendorong mundur massa hingga ke pertigaan Jalan Kusuma Wardani.

Situasi baru bisa dikendalikan penuh sekitar pukul 18.00 WIB setelah kerumunan dipukul mundur sampai ke Bundaran Air Mancur.

Menurut Artanto, tindakan anarkis ini tidak hanya merugikan aparat, tetapi juga masyarakat karena fasilitas umum turut menjadi korban.

  • “Kami bertindak secara terukur dan humanis demi menjaga keamanan bersama. Saat ini pendataan korban, baik dari anggota maupun warga, sedang dilakukan. Beberapa yang mengalami luka sudah mendapat perawatan medis,” ujarnya. (Mualim)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru