SUMENEP – Pameran Pembangunan 2025 di Sumenep menjadi sorotan publik saat Dinas Kesehatan P2KB Sumenep memamerkan sederet prestasi dan inovasi unggulnya. Dari pelaksanaan bantuan ORI campak, program inovasi siap lahir, hingga launching pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi anak sekolah 2025 serta keberhasilan meraih UHC Award 2024.
Dinkes P2KB menegaskan diri sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Stand Dinkes P2KB bukan hanya menampilkan prestasi semata, tetapi juga menjadi panggung edukasi kesehatan. Kehadiran duta kesehatan remaja dan kader posyandu aktif memberikan informasi dan edukasi kepada pengunjung agar masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung mengenai layanan Universal Health Coverage (UHC) dan penyakit campak, sehingga festival ini bukan sekadar ajang pamer, tetapi juga interaktif dan edukatif.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah M.Kes, menegaskan bahwa pameran ini adalah momentum penting untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan merata secara berkelanjutan.
“Pameran Pembangunan 2025 ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menunjukkan komitmen Dinkes P2KB dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif dan merata. Keberhasilan meraih UHC Award 2024, program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) anak sekolah, serta bantuan ORI campak, adalah bukti nyata bahwa kami bekerja keras untuk masyarakat,” tegasnya, Sabtu, 30/08/2024, malam.
Lebih lanjut, drg. Ellya Fardasah menekankan peran penting duta kesehatan remaja dan kader posyandu dalam stand pameran sebagai strategi langsung untuk mengedukasi masyarakat.
“Kami ingin kesehatan bukan hanya bisa diakses, tetapi juga dipahami dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat Sumenep,” ujarnya.
Pejabat yang dikenal low profile ini berharap, melalui Pameran Pembangunan 2025, seluruh masyarakat Sumenep semakin sadar akan pentingnya kesehatan.
“Kami ingin sederet inovasi seperti program inovasi siap lahir dan layanan yang kami hadirkan — mulai dari UHC, PKG anak sekolah, hingga edukasi melalui duta remaja dan kader posyandu — benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga generasi muda kita tumbuh sehat, masyarakat mampu menerapkan pola hidup sehat, dan prestasi Dinkes P2KB dapat terus meningkatkan kualitas hidup warga Sumenep secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan kombinasi prestasi, inovasi, dan edukasi langsung, Dinkes P2KB Sumenep menegaskan bahwa kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi komitmen bersama yang harus diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.
Penulis : Redaksi








