Kadinkes Sumenep Minta Peran Lintas Sektor Perkuat Capaian ORI Campak Rubela

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk memperkuat capaian imunisasi Campak Rubela

Kadinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk memperkuat capaian imunisasi Campak Rubela

SUMENEP – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, meminta dukungan dan peran aktif lintas sektor untuk memperkuat capaian Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Hingga hari kedelapan pelaksanaan ORI Campak Rubela, Selasa (02/09/2025) pukul 16.00 WIB, progres cakupan imunisasi baru mencapai 36.404 anak atau 49,2 persen dari total sasaran 73.969 anak. Meski menunjukkan peningkatan, Ellya menegaskan capaian tersebut masih perlu dimaksimalkan.

“Dalam upaya memutus penularan campak di Kabupaten Sumenep, kami akui perlu keterlibatan semua elemen. Pemerintah kecamatan, desa, sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua harus ikut aktif memberikan pemahaman dan dorongan agar anak-anak segera mendapatkan imunisasi,” tegas drg. Ellya, Rabu (03/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian capaian sementara, untuk sasaran usia 9–12 bulan dari 3.404 anak, baru 1.058 anak yang diimunisasi atau 31 persen. Pada kelompok usia 12–47 bulan dari 31.237 sasaran, sebanyak 9.258 anak atau 29,6 persen sudah diimunisasi. Sementara untuk usia 4–6 tahun dari 26.308 sasaran, sudah 16.985 anak atau 64,6 persen menerima imunisasi, dan kelompok usia 7 tahun dari 13.020 sasaran, sebanyak 9.103 anak atau 69,9 persen sudah terimunisasi.

Puskesmas Giligenting mencatat capaian tertinggi, yaitu 86,1 persen, sementara capaian terendah berada di Puskesmas Dungkek dengan hanya 12,4 persen. Menurut Ellya, perbedaan signifikan ini menjadi catatan penting agar strategi sosialisasi, pendekatan masyarakat, serta pelaksanaan layanan imunisasi bisa lebih merata.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras tenaga kesehatan, khususnya Puskesmas dengan capaian tinggi. Namun yang lebih penting, bagaimana semua wilayah bisa bergerak bersama sehingga angka cakupan semakin meningkat dan merata,” tambahnya.

drg. Ellya menekankan, imunisasi campak rubela bukan hanya sekadar program kesehatan, melainkan bentuk perlindungan jangka panjang bagi generasi mendatang. Dengan keterlibatan aktif lintas sektor, ia optimistis target cakupan ORI Campak Rubela di Sumenep bisa tercapai bahkan melampaui standar nasional.

“Semakin banyak anak yang diimunisasi, semakin kuat benteng kekebalan komunitas kita. Ini adalah investasi kesehatan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai
Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren
Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis
Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke
Kolaborasi Berkah, BAZNAS dan Dinkes Sumenep Siapkan Khitan Gratis 100 Anak di Momentum Muharram
Dinkes Probolinggo Sisir Rutan Kraksaan, Ratusan Warga Binaan Bersih dari TBC
Semangat Fastabiqul Khairat Tak Pernah Padam, Usai Muliakan Ribuan Yatim dan Sedekah Rp2 Miliar di Lapas Pamekasan, BIP Kembali Gelar Khitanan Massal 1.000 Anak

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:03 WIB

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:24 WIB

Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:20 WIB

Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:32 WIB

Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke

Berita Terbaru