DKP2KB Sumenep Pastikan Logistik Vaksin MR Aman, Capaian Hampir 95 Persen

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas terus mengintensifkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela (MR). Hingga hari ke-25 imunisasi, capaian vaksinasi menunjukkan hasil menggembirakan.

Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan bahwa dari total sasaran 73.969 anak, sebanyak 70.038 sudah berhasil diimunisasi per 23 September 2025 pukul 16.00 WIB. Capaian tersebut setara dengan 94,7 persen.

“Untuk kelompok usia 9–12 bulan, dari sasaran 3.404 anak, sudah diimunisasi 2.844 atau 83,5 persen. Pada kelompok usia 12–47 bulan, dari 31.237 anak, sudah divaksin 28.773 atau 92,1 persen. Sementara usia 4–6 tahun mencapai 99,9 persen dengan hampir seluruh sasaran 26.308 anak berhasil divaksin. Untuk usia 7 tahun, dari 13.020 anak, sebanyak 12.129 atau 93,2 persen telah mendapat imunisasi,” jelas Ellya, Rabu (24/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data, capaian tertinggi diraih Puskesmas Giligenting dengan persentase 99,1 persen dari 1.565 sasaran. Sedangkan capaian terendah berada di Puskesmas Dungkek dengan 72,1 persen dari total 2.362 sasaran.

Ellya mengapresiasi 18 Puskesmas yang telah mencapai cakupan di atas 95 persen. Namun ia mendorong delapan Puskesmas lain untuk lebih mengintensifkan sosialisasi serta koordinasi lintas sektor agar target dapat terpenuhi.

“Dinas Kesehatan P2KB Sumenep sudah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari penyediaan vaksin dan logistik, koordinasi dengan pemerintah daerah, hingga edukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Kami juga menata fasilitas kesehatan agar mampu menyediakan ruang isolasi bila ditemukan kasus campak,” ungkapnya.

Pihaknya menegaskan akan terus memantau perkembangan melalui survei epidemiologi, analisis data kasus, dan memperkuat penyuluhan kesehatan bersama tokoh masyarakat. Upaya preventif di wilayah berisiko tinggi serta penanganan cepat bagi kasus yang muncul menjadi fokus tindak lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetap waspada terhadap gejala campak, dan segera mengakses fasilitas kesehatan terdekat jika ada tanda-tanda sakit. Kesadaran kolektif untuk ikut serta dalam imunisasi adalah kunci keberhasilan pencegahan wabah ini,” tegas Ellya.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi Dinas Kesehatan P2KB Sumenep melalui email survim.dinkessumenep@gmail.com atau telepon +6878 5014 2764.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan
Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas
Resmi! RSUD Besuki Buka Layanan Cuci Darah, Warga Besuki Raya Tak Perlu ke Kota Lagi
RSUD Sumenep Sabet Penghargaan JSI, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Pengabdian
RSUD Sumenep Raih Faskes Terbaik JKN 2026 se-Madura Raya Kategori Tipe B

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WIB

Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas

Berita Terbaru