Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Kobarkan Semangat Gotong Royong dalam Peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Upacara peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang tahun 2025 digelar khidmat di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, pada Selasa (14/10/2025).

Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi bagi masyarakat Jawa Tengah untuk terus menumbuhkan semangat perjuangan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir sebagai inspektur upacara mengingatkan pentingnya meneladani keberanian para pejuang Semarang yang telah mempertaruhkan jiwa dan raga dalam mempertahankan kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tempat bersejarah ini, kita mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mewariskan semangat juang luar biasa. Keyakinan kita, selama berada di jalan kebaikan, Tuhan akan selalu memberi petunjuk dan kemenangan,” ucapnya dalam amanat upacara.

Peringatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, jajaran Forkopimda Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta para veteran.

Kehadiran mereka menambah makna tersendiri bagi masyarakat yang mengikuti jalannya upacara.

Ahmad Luthfi juga mengapresiasi jasa tokoh-tokoh perjuangan seperti dr. Kariadi dan para pejuang lainnya.

Menurutnya, mereka telah memberikan pelajaran penting tentang keikhlasan dalam berjuang dan pengabdian terhadap bangsa.

Ia menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga kemerdekaan dan meneruskan nilai perjuangan dalam kehidupan modern.

“Perjuangan tidak pernah berakhir. Tantangan yang kita hadapi saat ini mungkin berbeda, namun semangatnya tetap sama: menjaga keutuhan bangsa dan membangun masa depan bersama,” tegasnya.

Gubernur kemudian menyoroti kekuatan besar yang dimiliki Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk sekitar 37 juta jiwa yang tersebar di 8.573 desa/kelurahan dan 576 kecamatan, provinsi ini memiliki keberagaman yang luas dari sisi etnis, bahasa, hingga potensi daerah.

Menurutnya, seluruh keberagaman tersebut hanya dapat menjadi kekuatan jika dilandasi semangat gotong royong.

“Nyawa Jawa Tengah ada pada kebersamaan. Kita harus terus menjaga budaya gotong royong agar masyarakat kita tetap hidup rukun, sejahtera, dan penuh kekuatan menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menyerukan kepada seluruh warga untuk terus berinovasi, bekerja nyata, dan menjunjung tinggi nilai integritas.

“Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Bangkit satu, bangkit semua. Inilah semangat yang harus terus menyala,” tambahnya.

Rangkaian upacara dimulai dengan pembacaan sejarah singkat Pertempuran Lima Hari Semarang oleh St Sukirno.

Dalam kisah tersebut, diceritakan bagaimana masyarakat Semarang yang tengah merayakan kemerdekaan harus menghadapi agresi tentara Jepang.

Perlawanan sengit pun terjadi selama lima hari, pada 14–18 Oktober 1945, menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan Indonesia.

Sebagai penutup, pertunjukan kolosal dari Teater Pitoelas Universitas 17 Agustus Semarang memvisualisasikan kembali heroisme rakyat Semarang pada masa itu.

Penampilan tersebut menjadi sorotan utama dan menggugah semangat nasionalisme para peserta upacara.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Terpukau Seni dan Budaya Sumenep, Senator Ning Lia Sebut Media Expo 2026 Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Mendunia
Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Terpukau Seni dan Budaya Sumenep, Senator Ning Lia Sebut Media Expo 2026 Jadi Pintu Ekonomi Kreatif Mendunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Berita Terbaru