Melalui BAZNAS Sumenep, Perantau Madura di Papua Tengah Salurkan Rp 25 Juta untuk Korban Gempa Sapudi

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Bentuk kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh warga Madura di perantauan. Kerukunan Keluarga Madura (KKM) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp25 juta bagi korban gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial terhadap warga terdampak bencana alam.

Koordinator KKM Papua Tengah, Nor Irfan, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata rasa cinta dan tanggung jawab moral warga Madura di perantauan terhadap tanah kelahirannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Kami mungkin jauh secara jarak, tapi hati kami tetap terpaut dengan Madura, khususnya Sumenep. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Pulau Sapudi,” ujar Nor Irfan, Sabtu (18/10/2025).

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian warga Madura di Papua Tengah tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KKM Mimika Papua Tengah. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa rasa persaudaraan orang Madura begitu kuat, di manapun berada,” tutur Bupati.

Ketua Baznas Sumenep, Akhmad Rahman, juga menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Baznas sebagai lembaga penyalur bantuan.

“Baznas Sumenep  menyalurkan amanah ini kepada masyarakat terdampak dengan baik. Kami sangat berterima kasih kepada KKM Papua Tengah atas kepercayaannya,” ungkapnya.

Rahman menambahkan bahwa kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak menjadi kunci dalam mempercepat proses rehabilitasi rumah dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak gempa di Pulau Sapudi.

Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa semangat orang Madura tak akan melupakan asalnya walaupun tetap hidup di mana pun mereka berada.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Hari ke-103 Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id: Jurnalis Tak Hanya Dikenang Lewat Tulisan, Tapi Lewat Kebaikan yang Ditinggalkan
Gerakan Green Garden, KKN Posko 24 Ajak PP Al-Anwar Mulai Peduli Lingkungan dari Hal Kecil
Tempo Berjudi di Madura 
Hari ke-102, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Terus Menebar Manfaat
PKDI Cup II 2026 Masuk Grand Final, Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Ramaikan Stadion Gelora Bangkalan
PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun
Klarifikasi Ponpes Ash-Sholihah Sleman Terkait Kasus Dugaan Asusila: Tegaskan NH Menantu, Bukan Pengasuh
Bagikan Informasi Terbaru Terkait Kebijakan Pangan Indonesia, Menko Pangan dan Mbak Wali Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Ponpes Al-Amien

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:55 WIB

Hari ke-103 Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id: Jurnalis Tak Hanya Dikenang Lewat Tulisan, Tapi Lewat Kebaikan yang Ditinggalkan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:27 WIB

Gerakan Green Garden, KKN Posko 24 Ajak PP Al-Anwar Mulai Peduli Lingkungan dari Hal Kecil

Sabtu, 12 September 2026 - 17:59 WIB

Tempo Berjudi di Madura 

Jumat, 11 September 2026 - 21:14 WIB

Hari ke-102, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Terus Menebar Manfaat

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

PKDI Cup II 2026 Masuk Grand Final, Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Ramaikan Stadion Gelora Bangkalan

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB