Ekspresikan Kepedulian, PMI Jatim Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Sapudi

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, 27 Oktober 2025 — Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kepada PMI Kabupaten Sumenep.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak gempa bumi yang melanda wilayah Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Markas PMI Sumenep oleh Ketua Bidang Pengaduan Bencana PMI Provinsi Jawa Timur, Edi Indrayana, bersama perwakilan PMI Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Malang kepada Ketua PMI Sumenep, Edi Rasiyadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari uang tunai sebesar Rp10 juta dari PMI Provinsi Jawa Timur, serta 180 paket sembako yang berasal dari PMI Kota Surabaya (100 paket), PMI Kabupaten Sidoarjo (50 paket), dan PMI Kota Malang (30 paket).

“PMI di Jawa Timur berkomitmen untuk selalu hadir memberikan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan terhadap masyarakat yang menjadi korban gempa bumi,” ujar Edi Indrayana.

Ia menegaskan, PMI Jawa Timur terus mendorong semangat gotong royong dan kebersamaan antar-daerah, agar setiap kali terjadi bencana, PMI kabupaten/kota lain dapat bergerak cepat memberikan dukungan.

“Inilah esensi solidaritas kemanusiaan. Ketika satu daerah tertimpa bencana, yang lain harus hadir memberi bantuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Sumenep, Edi Rasiyadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian PMI Jawa Timur beserta jajaran kabupaten/kota yang turut peduli terhadap masyarakat di wilayah terdampak.

 “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Pulau Sapudi yang rumahnya rusak akibat gempa. Kami menyerahkannya melalui BPBD dan Dinas Sosial agar penyalurannya tepat sasaran,” terang Edi Rasiyadi.

Aksi kemanusiaan PMI ini menjadi pelajaran penting tentang arti solidaritas tanpa batas, di mana kepedulian tidak mengenal jarak maupun wilayah administrasi.

Gerakan “PMI Saling Bantu” menjadi bukti nyata bahwa kekuatan kemanusiaan tumbuh dari hati yang peka, gotong royong yang tulus, dan kepedulian yang tidak menunggu bencana datang ke rumah sendiri.

Berita Terkait

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat
Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Berita Terbaru