Ketua Korwil PKDI Madura Raya, Moch Wijdan: Pentingnya Persatuan Kades dan Percepatan Pilkades Sampang 2026

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id – Moch. Wijdan Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia ( PKDI ) Madura Raya menegaskan pentingnya soliditas dan kekompakan kepala desa di seluruh Madura. Menurutnya, tantangan besar yang dihadapi desa tidak akan dapat diselesaikan jika para pemimpinnya berjalan sendiri-sendiri. (27/11/2025).

Ia menekankan bahwa persatuan adalah kunci untuk memperkuat posisi kepala desa dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Tanpa kebersamaan, suara desa tidak akan cukup kuat untuk didengar di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. ucapnya

“Saya meminta semua kepala desa di Madura Raya untuk terus bergandengan tangan. Kita harus kompak, karena tanpa kekompakan, perjuangan kita tidak akan kuat,” tegasnya di hadapan ratusan kepala desa di madura saat memberikan sambutan di pelantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaian visi dan arah kepemimpinan PKDI Madura, Wijdan memaparkan temuan penting hasil kunjungannya ke empat kabupaten di Madura. Ia menyebut ada dua persoalan besar yang hampir merata dialami para kepala desa.

Keluhan pertama adalah lemahnya pendampingan hukum bagi kepala desa. Banyak kades tersandung masalah administratif hingga teknis, namun tidak mengetahui langkah advokasi yang benar.

Menurut Wijdan, kondisi ini rawan dimanfaatkan oleh pihak tertentu, sehingga PKDI harus hadir sebagai lembaga pembela dan pelindung bagi kepala desa.

Keluhan kedua berkaitan dengan keterbatasan anggaran desa. Ia menilai pembangunan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan Dana Desa karena hasilnya belum merata dan masih menyisakan banyak kebutuhan mendesak.

“Kepala desa membutuhkan sumber anggaran lain selain Dana Desa. Pemerintah perlu memikirkan skema baru agar desa tidak stagnan,” ujarnya. Pernyataan itu langsung disambut riuh tepuk tangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wijdan juga menyoroti kondisi unik dan mengkhawatirkan yang terjadi di Kabupaten Sampang. Dari total 180 desa, hanya 37 desa yang memiliki kepala desa definitif.

Sementara itu, sebanyak 143 desa masih dipimpin oleh penjabat (PJ) kepala desa. Wijdan menyebut kondisi ini sebagai “alarm serius” bagi pemerintah daerah.

Ia menilai keberlanjutan pembangunan desa akan terhambat jika kepemimpinan tidak berada di tangan kepala desa hasil pilihan rakyat. Menurutnya, PJ tidak memiliki legitimasi yang sama dan rentan terhadap intervensi politik.

“Kami berharap Ketua PKDI Jawa Timur Serta Ketua Pembina PKDI Nasional ikut menyuarakan agar Pilkades di Sampang segera digelar pada tahun 2026. Jangan sampai desa terus dipimpin PJ, karena esensi desa ada pada kepala desa hasil pilihan rakyat,” tuturnya dengan nada tegas.

Pelantikan kemudian ditutup dengan doa bersama. Suasana hening memenuhi ruangan saat para tokoh desa memanjatkan harapan agar kepemimpinan baru PKDI Madura benar-benar membawa perubahan.

PKDI Madura menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi dalam mengawal setiap persoalan desa, mulai dari regulasi, pendampingan hukum, hingga penguatan anggaran.

Dengan kepemimpinan baru, para kepala desa se-Madura optimistis PKDI akan menjadi kekuatan strategis dalam memperjuangkan hak, pembangunan, dan kemandirian desa.

Penulis : Anam

Berita Terkait

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru
Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula
Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa
PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan
Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal
Bupati Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi di East Java Maritime Awards 2026, Wujud Komitmen Pemerataan Ekonomi Pesisir dan Kepulauan
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Jadikan Harkitnas sebagai Momentum Kebangkitan Ekonomi, Persatuan, dan Transformasi Daerah
Semangat Harkitnas 2026, Ketua PKDI Sumenep Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersatu untuk Indonesia Maju

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:29 WIB

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:34 WIB

PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal

Berita Terbaru