Pasien Stroke dan Meningitis Membaik Berkat Penanganan Terpadu, Bukti RSUD Sumenep Jadi Pilihan Rujukan Terbaik

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto kiri : Pasien stroke Yan Surah (40), warga Ambunten Tengah, saat dipersiapkan pulang dari RSUD Sumenep setelah dinyatakan membaik dan mampu berjalan kembali berkat perawatan intensif dan pelayanan humanis.

Keterangan Foto kiri : Pasien stroke Yan Surah (40), warga Ambunten Tengah, saat dipersiapkan pulang dari RSUD Sumenep setelah dinyatakan membaik dan mampu berjalan kembali berkat perawatan intensif dan pelayanan humanis.

SUMENEP — Harapan yang sempat redup akhirnya kembali menyala. Yan Surah (40), warga Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, pasien stroke yang sempat mengalami kondisi kritis, akhirnya diperbolehkan pulang setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif di RSUD Sumenep.

Kepulangan Yan Surah pada Senin (29/12/2025) menjadi momen haru bagi keluarga sekaligus bukti nyata bahwa RSUD Sumenep tetap menjadi rujukan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Keluarga pasien bahkan sempat tidak percaya dengan perkembangan kesehatan Yan Surah. Pasalnya, penyakit yang sebelumnya membuatnya kesulitan bergerak, kini dinyatakan membaik secara signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yan Surah tidak hanya pulih secara medis, tetapi juga sudah mampu berjalan kembali, sebuah kemajuan yang sebelumnya tak pernah mereka bayangkan.

Kesembuhan tersebut tidak datang secara instan, melainkan melalui penanganan medis yang terukur, profesional, dan penuh empati.

Berdasarkan hasil pemeriksaan CT Scann kemarin, pasien didiagnosis suspect meningitis, dengan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) dr. Win, Sp.S.

Pasien menyebut, sang dokter Bismillah Melayani. Sebuah ungkapan sederhana yang mencerminkan rasa percaya dan harapan besar kepada tim medis RSUD Sumenep.

Kini, Kondisi Yan Surah sudah stabil. Pasien tidak lagi gelisah, telah tenang, dan menunjukkan perbaikan signifikan pada fungsi saraf. Padahal sebelumnya, ia tidak mengalami stroke di bagian tubuh sebelah kiri, tetapi juga kegelisahan berat pada malam hari.

Dalam kondisi tersebut, pasien bahkan sempat berusaha mencabut infus saat seluruh anggota keluarga tertidur, sebuah fase kritis yang membutuhkan pengawasan dan penanganan ekstra.

Suami pasien, Sahid, menceritakan bahwa sebelum dirawat di RSUD Sumenep, istrinya sempat beberapa kali menjalani perawatan di fasilitas kesehatan lain. Namun, tidak ada perkembangan berarti hingga akhirnya pasien dibawa pulang ke rumah.

“Waktu penyakitnya kambuh lagi, saya langsung minta dibawa ke RSUD Sumenep. Alhamdulillah, itu keputusan terbaik dalam hidup saya,” ungkap Sahid.

Ia mengaku terkejut sekaligus terharu melihat pelayanan yang diberikan RSUD Sumenep. Sejak pertama kali masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga dirawat di ruang inap, istrinya diperlakukan dengan penuh perhatian dan empati, layaknya keluarga sendiri.

“Saya benar-benar tidak menyangka. Pelayanan RSUD Sumenep sangat memuaskan. Perawat, dokter, semuanya ramah dan sigap. Istri saya  diperlakukan  seperti keluarga,” ujarnya.

Sahid juga menyampaikan rasa syukur mendalam atas kesembuhan istrinya.

Meski sudah diperbolehkan pulang, dokter tetap menganjurkan rawat jalan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

“Ya Allah, saya tidak menyangka istri saya bisa sembuh seperti ini. Kami sangat berterima kasih. RSUD Sumenep luar biasa,” katanya.

Keberhasilan penanganan ini tidak lepas dari kepemimpinan Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, yang konsisten menanamkan budaya pelayanan prima, profesionalisme, dan pendekatan humanis kepada seluruh tenaga kesehatan.

Di bawah kepemimpinannya, RSUD Sumenep terus berbenah, tidak hanya dari sisi fasilitas dan kompetensi medis, tetapi juga dari nilai kemanusiaan dalam melayani pasien.

Pelayanan prima RSUD Sumenep sebelumnya juga mendapat apresiasi dari keluarga pasien yatim asal Kecamatan Pasongsongan. Seorang pasien bernama Bagas, yang menderita Demam Berdarah Dengue (DBD), berhasil ditangani dengan pelayanan ekstra hingga akhirnya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Berbagai kisah kesembuhan ini menjadi potret nyata bahwa RSUD Sumenep tidak hanya hadir sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga sebagai rumah harapan bagi masyarakat. Di tempat inilah, sains medis berpadu dengan empati, dan pelayanan kesehatan tidak sekadar menyembuhkan penyakit, tetapi juga memulihkan kepercayaan serta harapan hidup.

RSUD Sumenep kembali membuktikan diri bahwa tetap berdiri sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat, yang terbaik dalam pelayanan, dan terdepan dalam kemanusiaan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan
Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas
Resmi! RSUD Besuki Buka Layanan Cuci Darah, Warga Besuki Raya Tak Perlu ke Kota Lagi
RSUD Sumenep Sabet Penghargaan JSI, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Pengabdian
RSUD Sumenep Raih Faskes Terbaik JKN 2026 se-Madura Raya Kategori Tipe B
Memutus Rantai Stunting dari Bangku Sekolah Saat Remaja Putri Probolinggo Komit Lawan Anemia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WIB

Benteng Pencegah Wabah, Dinkes Probolinggo Perketat Data Surveilans di 33 Puskesmas

Rabu, 16 September 2026 - 17:16 WIB

Resmi! RSUD Besuki Buka Layanan Cuci Darah, Warga Besuki Raya Tak Perlu ke Kota Lagi

Berita Terbaru