Valen Pamekasan Raih Prestasi DA7, Gubernur Jatim Mendadak Perhatian dan Dinilai Sarat Pencitraan

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah saat memberikan cinderamata kepada Valen, runner up Dangdut Academy Indosiar 2025

Gubernur Khofifah saat memberikan cinderamata kepada Valen, runner up Dangdut Academy Indosiar 2025

Surabaya – Kedatangan Achmad Valen Akbar alias Valen, runner up Dangdut Academy 2025 asal Pamekasan, ke Gedung Negara Grahadi justru memantik kritik keras. Sejumlah aktivis menilai kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lebih bernuansa pencitraan ketimbang dukungan tulus terhadap talenta daerah.

Aktivis pemerhati kebijakan publik Madura, Subhan, secara terbuka menyayangkan sikap Gubernur Jawa Timur yang dinilai baru “hadir” ketika Valen telah mencapai puncak popularitas.

“Padahal sebelum-sebelumnya, sejak awal hingga menjelang grand final, nama Gubernur Jawa Timur tidak pernah muncul memberikan dukungan. Baru sekarang datang seolah paling peduli,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Subhan bahkan membandingkan sikap Khofifah dengan Gubernur DKI Jakarta, dan Gubernur Jawa Barat yang dinilainya jauh lebih konsisten dalam mendukung potensi generasi muda daerahnya.

“Bak langit dan bumi. Dalam pandangan saya, Gubernur Jawa Timur ini pemimpin yang nihil prestasi dan gagal membaca potensi anak muda. Yang muncul justru simbolik dan seremonial,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut Valen di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Valen disebut sebagai simbol keberhasilan anak daerah yang mampu menembus panggung nasional melalui kerja keras dan ketekunan.

Dalam sambutannya, Khofifah mengaku bangga atas capaian Valen yang dinilai bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan kebanggaan Jawa Timur, khususnya Pamekasan.

“Mudah-mudahan kemenangan ini bisa terus dijaga oleh Valen dan menjadi awal kesuksesan ke depan. Di balik kesuksesan ini ada doa orang tua, kerja keras, dan perjuangan panjang,” ujar Khofifah.

Valen sendiri menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Pamekasan, yang telah memberikan dukungan penuh selama dirinya mengikuti Dangdut Academy 2025.

“Alhamdulillah Valen bisa meraih runner up. Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat Jawa Timur, khususnya Pamekasan,” kata Valen saat menghibur pendukungnya di Gedung Negara Grahadi.

Sementara itu, Khairil Hidayat yang mewakili Haji Her, tokoh masyarakat Pamekasan, menilai prestasi Valen merupakan kebanggaan bersama dan bukti bahwa generasi muda Madura memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional.

Namun di tengah euforia tersebut, kritik publik tetap mengemuka. Sejumlah pihak menilai pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, seharusnya hadir sejak awal dalam mendukung talenta lokal, bukan sekadar muncul saat prestasi telah diraih dan sorotan publik mengarah ke panggung kehormatan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB