Kepala Dusun Desa Tlagah Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Penjambretan Maut di Pamekasan

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG – Penangkapan seorang pria berinisial UA, yang menjabat sebagai Kepala Dusun di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menghebohkan publik.

UA dikabarkan diamankan aparat kepolisian pada Sabtu (10/1/2026) pagi di wilayah Jalan Raya Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Informasi ini cepat menyebar setelah warga setempat menyebut UA terkait dengan kasus penjambretan yang menelan korban jiwa di Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, pada Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban adalah seorang perempuan lanjut usia bernama Sumriyeh (60), warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan. Saat kejadian, korban dibonceng oleh anaknya, Halimatus Sakdiyah (26), bersama dua cucunya, Alfian (7) dan Kayla (20 bulan), menggunakan sepeda motor Honda M 3863 CC. Diduga, keluarga ini menjadi sasaran penjambretan yang berujung benturan keras dan kecelakaan fatal, sehingga Sumriyeh meninggal di tempat akibat luka parah.

Halimatus dan kedua anaknya selamat namun mengalami trauma berat dan sudah mendapatkan perawatan medis.

Meski nama UA ramai diperbincangkan sebagai terduga pelaku, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi penangkapan, status hukum UA, maupun keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, mengatakan, untuk sementara pihaknya belum bisa  menyampaikan secara detail, karena anggotanya belum melaporkan kejadian penangkapan tersebut.

Kapolsek Ketapang, Iptu Muhammad Ari Nuzul Aulia, juga mengaku belum menerima laporan resmi dari anggotanya.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Publik menuntut transparansi dan akuntabilitas penuh, apalagi UA merupakan perangkat desa aktif. Penegakan hukum diharapkan berjalan tanpa pandang bulu, agar kepercayaan masyarakat terhadap aparat tetap terjaga.

Penulis : Anam Sakti

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru