Gapoktancam Dungkek Tancap Gas Persiapan Tanam 2026, Fokus Pupuk Subsidi dan IP Padi

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP– Dalam rangka mematangkan kesiapan musim tanam padi Tahun 2026 sekaligus mendukung percepatan program swasembada pangan nasional, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Dungkek menggelar pertemuan rutin Gabungan Kelompok Tani Kecamatan (Gapoktancam), Selasa (13/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPP Kecamatan Dungkek ini dihadiri Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Dungkek, Isromi Kurniawan, S.P., para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), seluruh ketua Gapoktan desa, serta perwakilan kios pupuk se-Kecamatan Dungkek.

Dalam arahannya, Isromi Kurniawan menyampaikan sosialisasi E-RDKK pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2026. Ia menekankan pentingnya kesiapan kelompok tani dalam proses administrasi dan penebusan pupuk bersubsidi agar tidak terjadi kendala saat musim tanam berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kelancaran distribusi dan penebusan pupuk bersubsidi sangat menentukan keberhasilan musim tanam. Karena itu, kelompok tani harus benar-benar siap dan tertib administrasi,” ujarnya.

Selain membahas pupuk, pertemuan tersebut juga memfokuskan strategi peningkatan indeks pertanaman (IP) padi hingga IP 200–300. Targetnya, perluasan areal tanam seluas 150 hektare dapat direalisasikan melalui pemanfaatan irigasi perpompaan (irpom) serta optimalisasi lahan (oplah) di wilayah Kecamatan Dungkek.

Tak hanya itu, inovasi teknologi pertanian dan upaya pengendalian hama serta penyakit tanaman juga menjadi materi strategis yang dibahas. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari strategi terpadu untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional sebesar 1 juta ton.

Isromi Kurniawan juga menyoroti potensi unggulan Kecamatan Dungkek di sektor perkebunan. Menurutnya, pembangunan pertanian di wilayah tersebut tidak hanya bertumpu pada tanaman pangan semata.

“Selain padi, Kecamatan Dungkek memiliki potensi besar di sektor perkebunan. Salah satu komoditas unggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan secara berkelanjutan adalah tanaman kelapa,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep, Dewo Riggih, S.P., M.M., menegaskan bahwa peran penyuluh pertanian menjadi faktor kunci dalam percepatan swasembada pangan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025.

“Sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan percepatan swasembada pangan, sekitar 38.000 penyuluh pertanian se-Indonesia saat ini ditarik ke pusat dan menjadi pegawai Kementerian Pertanian di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP),” jelas Dewo.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif penyuluh pertanian sangat dibutuhkan dalam mendampingi petani, mulai dari perencanaan tanam, penerapan teknologi pertanian, hingga peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani di lapangan.

“Dengan pendampingan yang konsisten dan komitmen bersama antara penyuluh dan petani, kami optimistis Kecamatan Dungkek mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung target swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga
Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door
CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan
Madura Maju, Madura Hijau! EV-Day 2026 Siap Guncang Sumenep
Festival Hari Santri 2026 di Sumenep Jadi Ledakan Kreativitas dan Semangat Generasi Pesantren
Parade Musik Tong-Tong di Sumenep Siap Kobarkan Semangat Budaya dan Nasionalisme

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:29 WIB

Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:15 WIB

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:27 WIB

Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:08 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru