PP KAMMI Datangi KPK, Kawal Ketat Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi Haji

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 15 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas lambannya perkembangan penanganan perkara yang menyangkut hak umat dan kepercayaan publik terhadap negara.

Kedatangan PP KAMMI ke Gedung Merah Putih KPK disambut langsung oleh Biro Humas KPK. Dalam kesempatannya, PP KAMMI menyampaikan sejumlah catatan kritis dan tuntutan agar KPK tidak ragu menuntaskan perkara korupsi haji secara transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu.

Ketua Umum PP KAMMI, Amri Akbar, menegaskan bahwa kehadiran kami bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk peringatan keras (warning) agar penanganan kasus korupsi haji tidak berhenti di tengah jalan atau terkesan stagnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran kami hari ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa. Kami ingin memastikan bahwa kasus dugaan korupsi haji ini ditangani secara serius, transparan, dan menunjukkan perkembangan yang jelas kepada publik,” tegas Amri Akbar.

Menurut Amri, kasus korupsi haji bukan sekadar perkara hukum biasa, melainkan menyangkut keadilan, amanah, dan hak jutaan umat Islam yang telah menabung dan menunggu bertahun-tahun untuk menunaikan rukun Islam kelima. Oleh karena itu, segala bentuk penyimpangan dalam penyelenggaraan ibadah haji merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan umat dan negara.

 

“Kami membentuk Satgas Haji agar pengawalan ini berjalan sistematis dan berkelanjutan. Kami meminta KPK menyelesaikan perkara ini dengan sebaik-baiknya dan tidak bermain aman, dan kami memberikan KPK kartu kuning, sebagai bentuk peringatan untuk menuntaskan kasus ini sampai ke akar,” ujar Amri.

Lebih jauh, Amri mengungkapkan bahwa PP KAMMI menilai masih terdapat sejumlah pihak lain yang patut didalami keterlibatannya dalam perkara ini. Ia menegaskan bahwa penetapan tersangka yang ada saat ini tidak boleh menjadi akhir dari proses hukum.

“Kami melihat indikasi keterlibatan pihak-pihak lain selain yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Oleh karena itu, kami mendesak KPK untuk membuka secara terang-benderang dan melanjutkan proses penyidikan secara menyeluruh,” tambahnya.

PP KAMMI juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik, khususnya terkait pengembalian dana haji. Dalam pernyataannya, PP KAMMI meminta KPK agar secara transparan membuka daftar Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah melakukan pengembalian dana haji pada tahun 2024.

“Transparansi adalah kunci memulihkan kepercayaan publik. Masyarakat berhak tahu siapa saja PIHK yang telah mengembalikan dana dan bagaimana mekanisme pengembaliannya. Jangan ada informasi yang ditutup-tutupi,” tegas Amri.

 

PP KAMMI menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal penanganan kasus korupsi haji hingga benar-benar tuntas dan memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht) melalui seluruh tahapan proses peradilan. PP KAMMI juga mengingatkan KPK agar tetap menjaga independensi dan keberaniannya sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kasus ini adalah ujian serius bagi komitmen KPK dalam menegakkan hukum dan keadilan. PP KAMMI akan terus berdiri bersama rakyat dan umat untuk memastikan keadilan itu benar-benar ditegakkan,” pungkas Amri Akbar. red/asn

Berita Terkait

KAKI Jatim Dukung Prabowo: Tegaskan Polri di Bawah Presiden, Kapolri Wajib Lewat Persetujuan DPR RI
Satpol PP dan Bea Cukai Tegal Sita 2.520 Batang Rokok Ilegal di Pemalang, Puluhan Merek Diamankan dalam Operasi Gabungan
Rutan Pemalang Terima Transfer BMN Kendaraan Dinas dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang
Teknologi Pemanis Garam Madura
Demi Masa Depan Nelayan, AKP Gede Pimpin Langsung Operasi Polairud Presisi di Selat Madura
Apresiasi Nasional dari Masjid Istiqlal Jakarta: Laskar Prabowo 08 Perkuat Komitmen Pengabdian Sosial dan Keagamaan
Pasar yang Adil: Etika dan Batas Intervensi Harga dalam Perspektif Islam
Bupati Toba Pimpin Pembukaan Bakti TNI AD 2026, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Ketahanan Wilayah Danau Toba

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:03 WIB

KAKI Jatim Dukung Prabowo: Tegaskan Polri di Bawah Presiden, Kapolri Wajib Lewat Persetujuan DPR RI

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:04 WIB

Satpol PP dan Bea Cukai Tegal Sita 2.520 Batang Rokok Ilegal di Pemalang, Puluhan Merek Diamankan dalam Operasi Gabungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:00 WIB

Rutan Pemalang Terima Transfer BMN Kendaraan Dinas dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:26 WIB

Demi Masa Depan Nelayan, AKP Gede Pimpin Langsung Operasi Polairud Presisi di Selat Madura

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:28 WIB

Apresiasi Nasional dari Masjid Istiqlal Jakarta: Laskar Prabowo 08 Perkuat Komitmen Pengabdian Sosial dan Keagamaan

Berita Terbaru