Festival Anak Yatim Jadi Simbol Pembangunan Sosial dan Ekonomi Kreatif di Sumenep

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi membuka rangkaian Kalender Event 2026 melalui Festival Anak Yatim, sebuah kegiatan yang menekankan nilai sosial dan kemanusiaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Festival ini digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (15/02/2026), dan menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi, tetapi juga pada aspek sosial.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Syahwan Efendi, menjelaskan bahwa festival ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan.

“Festival Anak Yatim merupakan simbol komitmen pemerintah daerah dalam menempatkan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan sebagai fondasi pembangunan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, melalui kegiatan wisata, seni budaya, pameran, dan ekonomi kreatif.

Tahun ini, 757 anak yatim menerima santunan dan voucher gratis untuk menikmati kuliner UMKM di Pasar Minggu.
Selain memberikan santunan, Pj Sekda Syahwan Efendi juga berdialog langsung dengan sejumlah anak dan wali mereka, memberi semangat belajar, dan memotivasi anak-anak untuk meraih impian mereka. Ia menekankan pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap anak yatim, yang menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar mampu memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat,” kata Syahwan.

Ia juga mengajak seluruh elemen, baik ASN, dunia usaha, maupun masyarakat luas, untuk bersinergi membangun daerah yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Festival Anak Yatim 2026 menunjukkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya mengukur kemajuan dari segi ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kekuatan solidaritas sosial dan nilai kemanusiaan yang terpatri di masyarakat Sumenep.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober
Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep
Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat
Anggota DPRD Sumenep Dukung Pembangunan Pos TNI Angkatan Laut di Masalembu
Demi Keselamatan Nelayan Masalembu, Bupati Sumenep Usulkan Pembangunan Posal, Bukti Nyata Perhatian untuk Masyarakat Kepulauan
Bupati Fauzi: Sumenep Bersholawat Simbol Kebersamaan dan Kecintaan kepada Rasulullah, Pemkab Apresiasi PT Arinna Makmur Sentosa
Jaga Fisik Sejak Dini, Dinkes Probolinggo Garap Kesehatan Haji Lintas Sektor
Demi Keamanan Laut Masalembu, Bupati Sumenep Ajukan Posal, DPRD Beri Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:38 WIB

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 13:00 WIB

Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat

Rabu, 2 September 2026 - 12:45 WIB

Anggota DPRD Sumenep Dukung Pembangunan Pos TNI Angkatan Laut di Masalembu

Rabu, 2 September 2026 - 00:10 WIB

Demi Keselamatan Nelayan Masalembu, Bupati Sumenep Usulkan Pembangunan Posal, Bukti Nyata Perhatian untuk Masyarakat Kepulauan

Berita Terbaru