SUMENEP – Satu tahun memimpin Kabupaten Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati berhasil menorehkan prestasi yang nyata: angka kemiskinan turun sebesar 0,76 persen.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kebijakan yang menitikberatkan pada kesejahteraan rakyat.
Bupati Fauzi menegaskan, capaian ini lahir dari intervensi sosial yang tepat sasaran, penguatan UMKM, serta perlindungan bagi kelompok rentan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penurunan kemiskinan bukan hanya angka, tetapi wujud nyata dari kerja keras pemerintah bersama masyarakat,” ujar Fauzi.
Program pemberdayaan ekonomi berbasis desa, bantuan sosial yang tepat, hingga dukungan bagi sektor produktif menjadi kunci di balik transformasi ini.
Namun, Fauzi menekankan bahwa perjalanan masih panjang. Stabilitas harga kebutuhan pokok, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal menjadi tantangan yang harus dihadapi agar tren positif ini berlanjut.
Momentum satu tahun kepemimpinan ini menegaskan pesan optimisme: ketika kebijakan berpihak pada rakyat, harapan bisa naik bersamaan dengan penurunan kemiskinan.
“Kami tidak hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi ingin meningkatkan kualitas hidup seluruh warga Sumenep,” tutup Fauzi, menatap masa depan daerah yang lebih sejahtera.
Penulis : Redaksi







