Wujudkan Pembangunan Berbasis Data, Mapitara Wajibkan Desa Bentuk Pokja SDGs dan Ikuti Bimtek 2026

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE – Dalam upaya memperkuat dasar pembangunan berkelanjutan di tingkat wilayah, Pemerintah Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh desa di bawah administrasinya.

Melalui Surat Nomor KCMT. 410/18/II/2026 yang ditandatangani langsung oleh Camat Don Laurenzo Usi Neno Da Silva, SE, pihak kecamatan memerintahkan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) khusus yang bertanggung jawab atas pemutakhiran data Sustainable Development Goals (SDGs) Tahun 2026.

Selain membentuk tim khusus, surat tersebut juga mewajibkan setiap desa untuk mengutus seluruh anggota Pokja guna mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dijadwalkan akan digelar pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Kantor Camat Mapitara. Untuk menunjang kelancaran partisipasi, seluruh biaya yang terkait dengan keikutsertaan dalam bimtek ini akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) 2026 masing-masing desa.

Narasumber dalam kegiatan bimtek nanti akan diisi oleh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Silvester Moan Nurak, selaku Pendamping Desa Kecamatan Mapitara, memaparkan bahwa materi yang akan disajikan mencakup penjelasan rinci mengenai format pemutakhiran data SDGs tahun 2026.

Peserta juga akan mendapatkan panduan praktis mulai dari tahap pengumpulan data di lapangan, pengolahan data, penjaminan kualitas informasi, hingga tata cara penyampaian data ke sistem yang telah ditentukan.

“Kami menyadari bahwa keterampilan teknis dan pemahaman tentang format data adalah kunci keberhasilan pendataan.

Oleh karena itu, bimtek ini dirancang agar materi yang disampaikan mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan di lapangan,” ungkap Silvester.

Inisiatif ini dilaksanakan dengan tujuan utama mendukung pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan pada data yang akurat dan terkini.

Diharapkan, dengan terbentuknya Pokja yang khusus dan terlatih, kapasitas enumerator serta pengelola data di tingkat desa akan meningkat signifikan. Hal ini diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan program SDGs di Kecamatan Mapitara serta membantu kecamatan mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan untuk tahun 2026.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru