SUMENEP, Senin, 30/3/2026- Peta layanan kesehatan di ujung timur Madura perlahan berubah. RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyatakan kesiapan penuh menghadapi tantangan pelayanan kesehatan tahun 2026 dengan menghadirkan layanan medis yang semakin lengkap, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan menjadi fokus utama manajemen rumah sakit. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan fasilitas medis, pembaruan teknologi layanan, serta pengembangan inovasi berbasis digital.
Dengan semakin lengkapnya fasilitas yang dimiliki, RSUD Sumenep kini melangkah lebih jauh menuju perannya sebagai rumah sakit rujukan unggulan di Pulau Madura. Harapannya, masyarakat tidak lagi harus keluar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas dan penanganan medis yang memadai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, RSUD Sumenep telah memiliki layanan medis komprehensif yang mencakup pelayanan rawat jalan, rawat inap, hingga layanan penunjang medis dan non-medis yang terintegrasi dalam satu sistem pelayanan terpadu. Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, pasti, dan berkesinambungan.
Sejumlah fasilitas unggulan terus diperkuat, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Intensive Care Unit (ICU) dengan peralatan sesuai standar Kementerian Kesehatan, ruang PICU/NICU untuk perawatan intensif bayi, serta layanan poliklinik terpadu yang dirancang lebih nyaman dan ramah pasien.
Tak hanya mengandalkan sarana fisik, RSUD Sumenep juga memperkuat sumber daya medis dengan menghadirkan dokter spesialis di berbagai bidang strategis, termasuk jantung dan paru. Manajemen rumah sakit pun terus membuka layanan spesialis lainnya guna menjawab kebutuhan medis masyarakat yang semakin kompleks.
Perubahan signifikan juga terlihat dari sisi sistem pelayanan.
Dalam beberapa tahun terakhir, RSUD Sumenep melakukan pembenahan besar-besaran pada sarana dan teknologi, salah satunya melalui penerapan sistem antrean digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional. Melalui sistem ini, pasien dapat mendaftar dan mengatur jadwal pemeriksaan secara lebih efisien tanpa harus terjebak antrean panjang.
“Komitmen kami adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, cepat, dan berbasis teknologi, agar masyarakat merasa lebih nyaman dan terbantu saat memanfaatkan layanan RSUD Sumenep,” ujar dr. Erliyati, Senin, 2/3 /2026).
Langkah besar lainnya adalah peningkatan status RSUD Sumenep menjadi rumah sakit tipe B. Upgrade ini membawa dampak nyata berupa peningkatan kapasitas layanan, kesiapan fasilitas modern, serta kemampuan menangani kasus-kasus berat dan perawatan intensif selama 24 jam penuh.
Direktur RSUD berharap seluruh fasilitas yang tersedia dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, khususnya pasien peserta BPJS Kesehatan, sehingga tidak ada lagi hambatan layanan akibat keterbatasan fasilitas di daerah.
“Dengan kerja keras seluruh tim medis, dukungan pemerintah daerah, dan sinergi bersama para mitra, kami optimistis kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Sumenep akan terus meningkat sepanjang 2026,” tandasnya.
Dengan penguatan fasilitas, digitalisasi layanan, serta peningkatan kapasitas tenaga medis, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kian menegaskan posisinya sebagai rumah sakit rujukan yang diharapkan mampu menjadi sandaran utama layanan kesehatan masyarakat di Madura Timur dan wilayah sekitarnya.
Penulis : Redaksi








