Instruksi Tegas! ASN Sumenep Dilarang Pakai Kendaraan Bermotor Setiap Jumat

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mengambil langkah tegas dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Melalui Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 17 Tahun 2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat Apel Gabungan dan Halalbihalal di halaman Kantor Bupati, Senin (30/3/2026).
“Ini bukan sekadar aturan, tapi gerakan bersama untuk kebaikan daerah,” tegasnya.

Dalam aturan tersebut, ASN, termasuk pegawai BLUD, BUMD, tenaga outsourcing, hingga pegawai paruh waktu diwajibkan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan moda transportasi lain yang tidak menggunakan BBM saat berangkat kerja setiap Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, bagi ASN yang memiliki jarak rumah ke kantor maksimal lima kilometer, diwajibkan untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Kebijakan tersebut merupakan respons atas dinamika global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ketidakstabilan pasokan dan harga energi dunia.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui SE tersebut ingin memastikan adanya upaya nyata dalam penghematan energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.

Wabup menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada aturan, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen seluruh ASN.

Karena itu, seluruh pimpinan perangkat daerah diminta untuk melakukan pengawasan ketat agar kebijakan ini tidak sekadar menjadi formalitas semata.

“Kalau tidak diawasi, ini bisa hanya jadi aturan di atas kertas. Kami ingin ini benar-benar dijalankan,” ujarnya.

Kebijakan ini pun menjadi sorotan, karena dinilai sebagai langkah berani pemerintah daerah dalam mendorong perubahan gaya hidup ASN menuju pola yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Berita Terbaru