Perusak Generasi Diciduk di Sumenep, Aktivis Minta Polisi Tampilkan Tampang Pelaku

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id — Peredaran narkotika yang mengancam masa depan generasi muda kembali terungkap di Kabupaten Sumenep. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep berhasil membongkar praktik peredaran sabu dan pil ekstasi (Inex), dengan mengamankan seorang pria berinisial H (47) di sebuah kamar kost.

Penangkapan dilakukan di Jalan Graha Bimantara, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang diduga siap edar.

Dalam penggeledahan, polisi mendapati lima poket sabu dengan total berat netto 6,47 gram yang disimpan di atas kasur. Tak hanya itu, di dalam tas berwarna cokelat yang digantung di tembok kamar, ditemukan 31 butir pil Inex dengan berat keseluruhan 11,62 gram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain narkotika, petugas juga mengamankan dua unit handphone, plastik klip kosong, serta uang tunai sebesar Rp200 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran barang haram tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka H mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya. Ia pun langsung digelandang ke Mapolres Sumenep untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba tanpa kompromi.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Sumenep. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

Di sisi lain, pengungkapan kasus ini memicu reaksi keras dari kalangan aktivis. Khoiruddin mendesak pihak kepolisian untuk tidak hanya menangkap, tetapi juga membuka identitas pelaku ke publik.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Ini kejahatan yang merusak generasi. Kami minta polisi berani menampilkan tampang pelaku agar ada efek jera,” tegasnya.

Menurutnya, transparansi dalam penanganan kasus narkoba sangat penting sebagai bentuk peringatan bagi masyarakat, sekaligus upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di Sumenep.

Saat ini, Satresnarkoba Polres Sumenep masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. Barang bukti juga telah dikirim ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini kembali menjadi alarm keras bahwa ancaman narkotika masih nyata dan terus mengintai, bahkan hingga ke lingkungan permukiman. Upaya tegas aparat dan peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama untuk menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba.

Berita Terkait

KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak
Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap
Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah
CV Ayunda Pamekasan Tegaskan Tidak Terlibat Pita Cukai KW, Nyatakan Siap Ambil Langkah Hukum atas Dugaan Pencatutan Nama Perusahaan
Hilang Sehari, Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Pidana
PORSADIN VII Sangkapura Sukses Digelar, Ini Daftar Juaranya
Penyidikan Kasus Dana Rumpon Dinilai Mandek, Kuasa Hukum Desak Polda Jatim Segera Tetapkan Tersangka
Mobilitas Tinggi, Sekwan Sebut Anggaran Rp123 Juta Pemeliharaan Mobil Dinas DPRD Kota Probolinggo Disedot Biaya BBM

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak

Rabu, 29 April 2026 - 10:13 WIB

Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap

Selasa, 28 April 2026 - 18:45 WIB

Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah

Selasa, 28 April 2026 - 11:21 WIB

CV Ayunda Pamekasan Tegaskan Tidak Terlibat Pita Cukai KW, Nyatakan Siap Ambil Langkah Hukum atas Dugaan Pencatutan Nama Perusahaan

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Hilang Sehari, Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Pidana

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polres Sumenep Jalani Audit Kinerja 2026

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:32 WIB