Situbondo – Warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan digegerkan penemuan jasad bocah laki-laki yang mengambang di Sungai Sampean Baru, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.08 WIB. Korban diduga tewas tenggelam.
Korban diketahui bernama Zainal Abidin, 5 tahun, warga Dusun Blikeran, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan. Dari keterangan keluarga, korban memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi.
Orang tua korban, Muhammad Zaki, 35, wiraswasta, dan Erna Andriyana, 30, ibu rumah tangga, terpukul atas musibah yang menimpa putranya. Keduanya selama ini berdomisili di Dusun Blikeran, Desa Wringinanom.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi: Hilang Saat Ibu Angkat Jemuran
Peristiwa nahas bermula Kamis sore (16/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban ikut ibunya keluar rumah untuk mengangkat jemuran. Sang ibu membiarkan korban bermain di sekitar lokasi, jaraknya kurang lebih 10 meter dan masih terlihat.
Usai mengangkat jemuran, ibunya masuk sebentar untuk menaruh pakaian kering. Beberapa menit kemudian, saat keluar lagi untuk mengajak anaknya masuk, korban sudah tidak ada di tempat. Pencarian langsung dilakukan, tapi nihil.
Ditemukan Pemancing Ikan
Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Taufikur Rahman, 50, petani sekaligus pencari ikan asal Kampung Kesambian, Desa Paowan, kaget melihat tubuh korban mengambang di Sungai Sampean Baru. Saat itu saksi hendak menangkap ikan.
Saksi langsung minta bantuan warga untuk mengevakuasi jasad korban ke rumah terdekat. Perangkat desa dihubungi dan meneruskan info ke pihak berwenang serta tenaga medis.
Dievakuasi ke RSUD Situbondo
Sekitar pukul 11.15 WIB, jenazah korban dibawa ambulans Puskesmas Panarukan ke RSUD Situbondo untuk visum di ruang jenazah.
Peristiwa ini jadi duka mendalam bagi keluarga dan warga. Aparat mengimbau masyarakat lebih waspada, terutama mengawasi anak-anak yang bermain di dekat sungai atau perairan terbuka.
Penulis : Anton







