Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Inovasi Ekonomi Desa di Tengah Efisiensi Anggaran

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

Foto : Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, terus menghidupkan semangat para kepala desa untuk tetap fokus membangun dan mengembangkan potensi ekonomi desa di tengah tantangan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi.

Hal itu disampaikan Bupati dalam berbagai kesempatan, termasuk saat menghadiri Halal Bihalal Akbar Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep di Ballroom Hotel Myze beberapa waktu lalu, yang menjadi ruang konsolidasi besar lintas sektor.

Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda, OPD, camat, perbankan seperti BPRS dan Bank Jatim, direktur rumah sakit, PPDI, Persatuan BPD, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidaklah ringan. Efisiensi anggaran di berbagai level pemerintahan menuntut kepala desa untuk berpikir lebih kreatif, inovatif, serta mampu menggali potensi desa sebagai kekuatan ekonomi baru.

“Sekarang bukan lagi soal seberapa besar anggaran yang dimiliki, tetapi bagaimana kita mampu mengelola dan mengembangkan potensi desa menjadi kekuatan ekonomi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama percepatan pembangunan desa. Program KDMP disebut sebagai salah satu langkah strategis yang harus terus didorong bersama.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua pihak harus terlibat untuk mempercepat terwujudnya desa yang mandiri dan kuat secara ekonomi,” imbuhnya.

Meski berada dalam keterbatasan, Bupati tetap optimistis terhadap masa depan pembangunan desa di Sumenep. Ia mengapresiasi kekompakan kepala desa yang dinilai tetap solid menjaga semangat kebersamaan di tengah tekanan efisiensi.

Di tengah situasi tersebut, Bupati menegaskan bahwa semangat membangun desa tidak boleh surut. Justru keterbatasan harus menjadi pemicu lahirnya inovasi dan kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB