Hari Posyandu Nasional 2026, Nia Kurnia Fauzi Gaungkan Posyandu Berkualitas di Sumenep

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Di Kabupaten Sumenep, momentum ini dimanfaatkan sebagai titik penguatan besar-besaran layanan kesehatan berbasis masyarakat yang selama ini menjadi ujung tombak di tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Pembina Posyandu menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi layanan yang tidak hanya dekat, tetapi juga berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menegaskan bahwa Posyandu kini harus bergerak lebih jauh dari sekadar layanan dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Posyandu Nasional ini menjadi pengingat bahwa Posyandu adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).

Menurutnya, transformasi Posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.

“Melalui transformasi ini, kami ingin memastikan layanan semakin dekat dan benar-benar menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat secara optimal,” tegasnya.

Tak hanya itu, Posyandu juga diarahkan menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Peran ini dinilai krusial dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini.

Namun, keberhasilan Posyandu tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor—mulai dari kader, tenaga kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat—menjadi kunci utama.

Di berbagai wilayah, Posyandu kini telah berkembang menjadi pusat aktivitas kesehatan yang lebih komprehensif. Tak hanya penimbangan balita, tetapi juga pemeriksaan kesehatan, edukasi gizi, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

Dengan semangat inovasi dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Posyandu mampu terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan nilai kebersamaan yang menjadi fondasinya.

“Kami ingin momentum ini tidak berhenti sebagai seremoni. Ini harus menjadi penguat komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

DKP2KB Sumenep Gencarkan Skrining PTM untuk Tingkatkan Kesadaran ASN
Satu Penyedia Borong 10 Paket Jasa Konsultan di PUPR Kota Probolinggo, Akses Konfirmasi Tertutup
Harjakapro ke-280 Semarak, Komunitas Pecinta Satwa Warnai Kegiatan di Alun-Alun Kraksaan Probolinggo
Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Inovasi Ekonomi Desa di Tengah Efisiensi Anggaran
PKDI Apresiasi Program Sumenep ASRI, Siap Kolaborasi Wujudkan Desa Bersih dan Bermartabat
Bupati Fauzi Terus Gedor Program ASRI Demi Sumenep Bersih dan Bebas Kumuh
Bupati Sumenep Perkuat Desa Cinta Statistik: Data Jadi Kunci Arah Pembangunan yang Tepat dan Terukur
Disdik Sumenep Gelar Sosialisasi BOS 2026 di Ambunten

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:36 WIB

DKP2KB Sumenep Gencarkan Skrining PTM untuk Tingkatkan Kesadaran ASN

Rabu, 29 April 2026 - 20:19 WIB

Hari Posyandu Nasional 2026, Nia Kurnia Fauzi Gaungkan Posyandu Berkualitas di Sumenep

Selasa, 28 April 2026 - 11:38 WIB

Satu Penyedia Borong 10 Paket Jasa Konsultan di PUPR Kota Probolinggo, Akses Konfirmasi Tertutup

Selasa, 28 April 2026 - 11:36 WIB

Harjakapro ke-280 Semarak, Komunitas Pecinta Satwa Warnai Kegiatan di Alun-Alun Kraksaan Probolinggo

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Inovasi Ekonomi Desa di Tengah Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polres Sumenep Jalani Audit Kinerja 2026

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:32 WIB