Kades Didik Susanto Turun Langsung Jual Gorengan, TP-PKK Grujugan Sumenep Jadi Contoh Desa Mandiri

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Grujugan, Didik Susanto, turun langsung melayani warga di stand gorengan milik TP-PKK saat kegiatan desa berlangsung. Inovasi sederhana tersebut menjadi simbol kreativitas dan semangat kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Sumenep.

Kepala Desa Grujugan, Didik Susanto, turun langsung melayani warga di stand gorengan milik TP-PKK saat kegiatan desa berlangsung. Inovasi sederhana tersebut menjadi simbol kreativitas dan semangat kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, Minggu, 10/6/2026 – Kreativitas Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Grujugan patut diacungi jempol. Di tengah banyaknya kegiatan yang bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), TP-PKK Grujugan justru menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak nyata dengan berjualan gorengan setiap ada kegiatan desa.

Ide tersebut bukan sekadar untuk meramaikan acara, melainkan menjadi strategi membangun kemandirian organisasi sekaligus membantu menggerakkan perekonomian desa.

Melalui usaha kecil itu, TP-PKK mampu mengumpulkan dana mandiri untuk mendukung berbagai kegiatan tanpa harus membebani APBDes. Langkah ini pun dinilai sebagai bentuk kreativitas yang jarang dilakukan di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana stand gorengan semakin menarik perhatian karena Kepala Desa Grujugan, Didik Susanto, sering kali ikut turun langsung melayani pembeli.

Kehadiran kades di balik meja jualan menciptakan kedekatan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap inovasi ekonomi yang digagas TP-PKK.

“Ini bukan hanya soal jualan gorengan, tetapi bagaimana organisasi desa bisa kreatif mencari solusi sendiri,” ujar salah satu warga.

Inovasi sederhana tersebut kini mulai menjadi perbincangan positif masyarakat. Sebab di balik gorengan yang dijual, ada semangat besar tentang pemberdayaan, gotong royong, dan upaya menciptakan organisasi yang mandiri.

TP-PKK Grujugan pun membuktikan bahwa kreativitas tidak selalu harus dimulai dari program besar atau modal fantastis. Dari lapak sederhana di pinggir kegiatan desa, mereka mampu menghadirkan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat sekitar.

Semangat inilah yang perlahan menjadikan TP-PKK Grujugan sebagai contoh bahwa inovasi desa bisa lahir dari hal kecil, namun memiliki dampak besar bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan
Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan
Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir
Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran
Mbak Wali Buka Pasar Rakyat Kota Kediri 2026, Ruang UMKM Tumbuh dan Ekonomi Masyarakat Bergerak
Pelantikan dan Sertijab Kepala Madrasah, Awal Semangat Baru bagi MA Umar Mas’ud Sangkapura Gresik
20 Pendekar Pagar Nusa Sumenep Digembleng Jadi Pasukan Inti, Disiapkan Amankan Muktamar ke-35 NU

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Mbak Wali Buka Pasar Rakyat Kota Kediri 2026, Ruang UMKM Tumbuh dan Ekonomi Masyarakat Bergerak

Berita Terbaru