Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan  — Gelombang dukungan publik pasca-penahanan oknum pengasuh pondok pesantren berinisial AKF (45) terus meluas di Pekalongan, Jawa Tengah. Ribuan warga Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi solidaritas dengan memasang banner kecaman serta apresiasi di berbagai sudut wilayah setempat pada Minggu (8/6/2026) malam.

Gerakan swadaya masyarakat ini muncul sebagai bentuk ketegasan warga yang menolak wilayah mereka dijadikan ruang aman bagi pelaku kekerasan seksual, sekaligus sebagai dukungan moral bagi Polres Pekalongan Kota dalam menuntaskan perkara tersebut.

Aksi Pasang Banner di Sejumlah Titik Gang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak Minggu malam, warga tampak bahu-membahu membersihkan area pemukiman sembari memasang atribut publikasi di sejumlah titik strategis dan pintu masuk gang.

Salah satu atribut yang mencolok memuat pesan kecaman keras terhadap oknum-oknum yang dinilai telah mencemarkan nama baik wilayah Simbang Kulon akibat tindakan asusila tersebut.

Perwakilan warga setempat yang mengenakan atribut khas santri—kaus hitam, sarung putih, dan peci—secara terbuka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua elemen yang membantu membuka tabir kasus yang semula tertutup rapat ini.

“Kami warga Simbang Kulon Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada Den Gus Thuba dan Yakuza Maneges atas terbongkarnya kasus pelecehan seksual di Simbang Kulon. Terima kasih, Gus,” ujar salah seorang perwakilan warga dengan nada tegas.

Menanggapi gerakan masif dan antusiasme masyarakat tersebut, pendiri organisasi Yakuza Maneges, Thuba Topo Broto Maneges atau yang akrab disapa Den Gus Thuba (DGT), menyampaikan apresiasi balik atas sikap tanggap dan berani yang ditunjukkan oleh warga Pekalongan, baik di tingkat kabupaten maupun kota.

“Terima kasih kembali kepada warga Simbang Kulon dan seluruh warga Pekalongan atas respect yang dilakukan terhadap pergerakan organisasi Yakuza Maneges,” ungkap Den Gus Thuba saat dikonfirmasi media.

Lebih lanjut, pimpinan organisasi ini juga menyampaikan penghormatan serta apresiasi serupa kepada jajaran kepolisian yang bergerak taktis. Ia memuji komitmen Kapolres Pekalongan Kota dan Kapolda Jawa Tengah yang tengah memproses penegakan hukum pidana atas perkara ini tanpa tebang pilih.

(Tim Media Yakuza Maneges)

Penulis : Red

Berita Terkait

Karang Taruna Award 2026, Mbak Wali Apresiasi Kreativitas Pemuda Kota Kediri
Karang Taruna Award 2026, Mbak Wali Apresiasi Kreativitas Pemuda Kota Kediri
HUT TNI Ke-81: Kodim 0809/Kediri Gelar Bakti Sosial Dan Bakti Kesehatan Di SLG
YAKUZA MANEGES MPR Jadi Tuan Rumah Edukasi Dinsos Kota Malang tentang PPA
MBG Harus Aman, Bergizi, dan Bermanfaat, Pesan Mbak Wali saat Hadiri Harlah SPPG Banjaran Ke-1
Haul ke-31 PPST Ar-Risalah, Mbak Wali Apresiasi Kiprah Pesantren Cetak Generasi Unggul
Mahkota Emas Hijau Probolinggo Resmi Diakui Negara,Tembakau Paiton VO Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Dari Lahan Umatawu Ke Lumbung Pangan: Kisah Sinergi BUM Desa Sina Rua Dan Petani Natakoli  

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:42 WIB

Karang Taruna Award 2026, Mbak Wali Apresiasi Kreativitas Pemuda Kota Kediri

Minggu, 20 September 2026 - 11:34 WIB

Karang Taruna Award 2026, Mbak Wali Apresiasi Kreativitas Pemuda Kota Kediri

Minggu, 20 September 2026 - 11:32 WIB

HUT TNI Ke-81: Kodim 0809/Kediri Gelar Bakti Sosial Dan Bakti Kesehatan Di SLG

Minggu, 20 September 2026 - 11:29 WIB

YAKUZA MANEGES MPR Jadi Tuan Rumah Edukasi Dinsos Kota Malang tentang PPA

Minggu, 20 September 2026 - 11:25 WIB

MBG Harus Aman, Bergizi, dan Bermanfaat, Pesan Mbak Wali saat Hadiri Harlah SPPG Banjaran Ke-1

Berita Terbaru