Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dishub Kabupaten Probolinggo Taufiq memimpin rakor persiapan penunjukan penyedia barang/jasa untuk pekerjaan konsultansi perencanaan pengadaan dan pemasangan PJU Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Dishub Kabupaten Probolinggo Taufiq memimpin rakor persiapan penunjukan penyedia barang/jasa untuk pekerjaan konsultansi perencanaan pengadaan dan pemasangan PJU Tahun Anggaran 2026.

PROBOLINGGO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mulai tancap gas mempersiapkan proyek strategis Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk Tahun Anggaran 2026. Tidak tanggung-tanggung, program yang dikemas dalam misi “Probolinggo Menyala” ini membidik target pemasangan hingga 50.000 titik lampu di seluruh wilayah kabupaten.Langkah awal komitmen tersebut ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi (rakor) persiapan penunjukan penyedia jasa konsultansi perencanaan di Kantor Dishub, Senin (13/7/2026).

 

Pertemuan ini menjadi krusial untuk mematangkan serta mengklarifikasi seluruh dokumen persyaratan sebelum pihak ketiga mulai bekerja.Demi menjamin akuntabilitas dan mencegah potensi pelanggaran hukum sejak dini, Dishub turut menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo. Hadir langsung dalam rakor tersebut, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) beserta jajaran Kasubsi Datun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sekretaris Dishub Kabupaten Probolinggo, Taufiq, menegaskan bahwa kematangan di tahap perencanaan adalah kunci mutlak. Menurutnya, sebuah program besar tidak akan berjalan optimal tanpa fondasi perencanaan yang kokoh.”Ada pepatah yang mengatakan, jika kita gagal merencanakan dengan baik, maka sama saja kita sedang merencanakan kegagalan. Karena itu, seluruh pihak harus memiliki persepsi yang sama agar hasil perencanaan benar-benar sesuai dengan tujuan pemerintah daerah,” ujar Taufiq menekankan pentingnya sinergi.

 

Taufiq menambahkan, penyamaan persepsi ini bertujuan agar produk perencanaan yang dihasilkan selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, khususnya dalam sektor pelayanan infrastruktur transportasi dan jalan.

 

Di sisi teknis, Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Probolinggo, Sigit Wida Hartono, menjelaskan bahwa program PJU berskala besar ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat akan penerangan jalan yang layak.”Kegiatan ini mendukung penuh misi Bupati, yaitu ‘Probolinggo Menyala’. Target maksimal kami adalah memfasilitasi sebanyak mungkin penerangan jalan bagi masyarakat, bahkan jika memungkinkan hingga mencapai 50.000 lampu,” ungkap Sigit.

 

Terkait kehadiran korps Adhyaksa, Sigit menjelaskan bahwa pendampingan hukum oleh Kejari Kabupaten Probolinggo akan mengawal proyek ini secara melekat. Pengawasan dilakukan mulai dari fase perencanaan, proses pengadaan barang dan jasa, hingga pengerjaan fisik di lapangan selesai.Pola pengawalan ketat ini sengaja diterapkan agar seluruh tahapan berjalan transparan, efisien, dan sepenuhnya patuh pada regulasi perundang-undangan yang berlaku. Dishub pun optimis pengerjaan di lapangan bisa dipacu lebih cepat dari jadwal semula.

“Melalui koordinasi dan pendampingan sejak tahap awal ini, kami optimistis proses pengadaan dan pemasangan PJU TA 2026 berjalan tertib. Output-nya jelas, memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan infrastruktur bagi masyarakat Probolinggo,” kunci Sigit.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terbaru