KEDIRI, Detikzone.id — Masyarakat Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri digegerkan oleh penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki pada Selasa pagi (14/7/2026). Jasad bayi tersebut ditemukan tergeletak di sekitar pinggir jalan raya Mojo-Besuki kawasan hutan karet.
Menurut informasi yang dihimpun redaksi Detikzone, jasad bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang saksi mata bernama Joko, warga asli Desa Surat Kediri yang saat itu sedang melintas hendak mencari sarapan ke pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya di lokasi kejadian, Joko menceritakan bahwa perhatiannya teralih oleh sebuah kantong plastik (kresek) mencurigakan yang berada di atas tumpukan kayu di pinggir jalan kawasan hutan tersebut.
“Waktu saya mau cari sarapan ke pasar, ada kresek di atas kayu-kayu. Pas saya dekati dan lihat, kok ada darahnya. Akhirnya saya coba buka, ternyata kelihatan kakinya. Ada dua kakinya,” ujar Joko.
Joko menambahkan bahwa saat kantong plastik tersebut dibuka secara perlahan, ia memastikan bahwa isi di dalamnya adalah jasad seorang bayi. Kondisi bayi yang malang tersebut dipastikan sudah meninggal dunia dengan ari-ari atau tali pusar yang masih menempel pada tubuhnya.
“Kondisinya sudah meninggal, jenis kelaminnya laki-laki. Sepertinya baru lahir karena ari-arinya masih ada,” tambahnya.
Usai mendapati temuan tersebut, Joko langsung memanggil warga sekitar dan pengendara yang kebetulan melintas—termasuk seorang pedagang—untuk dijadikan saksi bersama guna memastikan temuan tersebut sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.
Kasus penemuan jasad bayi ini langsung direspon cepat oleh pihak terkait. Achmad Masliyanto, atau yang akrab disapa Mad Cekly, selaku pelapor dalam peristiwa ini, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus tersebut kini tengah diproses oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri Kota.
Saat dikonfirmasi, Achmad Masliyanto menyatakan bahwa dirinya bersama pihak terkait sedang melakukan upaya pelaporan resmi dan berkoordinasi intensif dengan penyidik agar kasus ini segera benderang. Ia juga menyebutkan bahwa tindakan medis awal terhadap jasad bayi sudah langsung dilakukan.
“Ini di Polres Kediri Kota unit PPA. Sedang upaya pelaporan, kita dorong APH (Aparat Penegak Hukum) untuk segera mencari pelakunya. Untuk bayi, sudah langsung dibawa ke RS Bhayangkara tadi,” tegas Mad Cekly saat memberikan keterangan.
Pihak kepolisian dari tim identifikasi Polres Kediri Kota bersama Polsek Mojo telah meluncur ke lokasi kejadian (TKP) untuk memasang garis polisi, mengamankan area sekitar, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti permulaan.
Jasad bayi yang telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri tersebut kini tengah menjalani proses autopsi dan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian serta waktu kematian secara medis. Pihak kepolisian dari Unit PPA Polres Kediri Kota masih melakukan penyelidikan mendalam guna melacak keberadaan orang tua atau pihak yang diduga kuat sengaja membuang jasad bayi malang tersebut.(BG17/red)
Penulis : Bm







