KAKI Jatim Desak Presiden Prabowo Bubarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu 

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan wacana untuk membubarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akibat berbagai masalah kinerja dan pelayanan.

Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Presiden Prabowo memberikan tenggat waktu hingga September 2026 untuk melakukan pembenahan.

Menkeu Purbaya meminta waktu satu tahun kepada Presiden untuk memperbaiki institusi tersebut, dan lembaga tersebut akan dievaluasi secara menyeluruh pada September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila Bea Cukai gagal menunjukkan perbaikan kinerja, Presiden berencana membubarkannya dan menyerahkan tugas pengawasan serta pelayanan kepabeanan kepada pihak ketiga, yaitu perusahaan inspeksi internasional asal Swiss, SGS (Société Générale de Surveillance).

Menyikapi hal ini, Moh Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur mendukung Presiden Prabowo membubarkan Detektor Jenderal Bea dan Cukai yang sudah dinilai merusak marwah dan martabat pemerintah, sebagai wujud Pemerintah masuk Zona Integritas bebas dari Korupsi,” ujar Hosen KAKI, Sabtu (04/07/2026).

Selama ini kinerja oknum Pejabat Bea dan cukai hanya meresahkan masyarakat yang mempunyai Produk Rokok Lokal diantaranya di pulau Madura Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) mereka harus gigit jari setelah mengirim dagangannya menuju arah Surabaya, karena kena operasi,” papar Hosen KAKI.

Sebelumnya ada informasi oknum penyidik Bea dan Cukai Madura Pemekasan melakukan operasi di daerah kecamatan sepuluh Bangkalan, menyita rokok tanpa pita sekitar 80 ball dan dan diduga minta uang kurang lebih Rp 30 juta rupiah. Ini merupakan Perbuatan melawan hukum dan bikin malu Prabowo Subianto, sebab bertentangan dengan program Asta Cita Presiden,” tutur Pegiat Antikorupsi.

KAKI berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Indonesia untuk bersama mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam perencanaan pembubaran Detektor Jenderal Bea dan Cukai sampai ke akar akarnya atau tingkat daerah, tidak lain demi Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Hosen Ketua KAKI Jatim.

Kebijakan Presiden Prabowo bukan tanpa alasan melainkan disebabkan karena pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bertentangan dengan Undang-undang nomor 28 tahun 1999. Sebagaimana KPK telah menangkap dan menetapkan tersangka beberapa pejabat lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kementerian keuangan terkait skandal suap dan Gratifikasi,” ungkap Ketua KAKI Jatim. (Kusnadi)

#Presiden Prabowo Subianto

#Menkeu Purbaya

#Seskab Letkol Taddy

#Ketua KPK Setyo Budiyanto

Berita Terkait

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Berita Terbaru