BAWEAN – Rangkaian kegiatan Dianpinru (Gladian Pimpinan Regu) 2026 yang diselenggarakan Sako Pandu Ma’arif NU Bawean resmi ditutup melalui Apel Penutupan di Bumi Perkemahan Aswaja, Dusun Tajungmulya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 2 malam ini menjadi bagian dari proses pembinaan calon Pemimpin Regu (Pinru) sekaligus sebagai bekal menghadapi Perkemahan Penggalang Ma’arif (PERGAMA) V.
Apel penutupan dipimpin oleh Kak Afandi, Sekretaris PC LP Ma’arif NU Bawean, yang bertindak sebagai Pembina Apel. Kegiatan tersebut diikuti seluruh peserta, panitia, pembina, serta tim pelatih. Suasana berlangsung khidmat sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai lembaga pendidikan Ma’arif NU di Pulau Bawean.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama mengikuti DIANPINRU 2026, para peserta memperoleh berbagai materi tentang kepemimpinan, penguatan karakter, keterampilan kepramukaan, komunikasi, kerja sama tim, serta pembinaan mental dan spiritual sebagai bekal menjadi Pemimpin Regu yang bertanggung jawab.
Selain pembelajaran di dalam kelas, peserta juga mengikuti berbagai praktik lapangan, di antaranya dinamika kelompok, pionering, semaphore, morse, penjelajahan, serta simulasi kepemimpinan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk pemimpin regu yang disiplin, mandiri, berintegritas, serta mampu menjadi teladan bagi anggota regunya.
Dalam amanatnya, Kak Afandi menegaskan bahwa proses yang telah dijalani peserta selama dua hari dua malam bukan sekadar mengikuti kegiatan perkemahan, melainkan proses menempa diri menjadi seorang pemimpin.
“Selama dua hari dua malam ini kalian telah berproses menjadi calon pemimpin. Bukan hanya menjadi pemimpin bagi orang lain, tetapi juga menjadi pemimpin bagi diri sendiri. Pengalaman yang kalian peroleh di sini akan menjadi modal besar untuk menghadapi tantangan zaman, baik 10 maupun 15 tahun ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta merupakan generasi penerus yang kelak akan menggantikan peran para pembina dan penggerak Pramuka saat ini.
“Suatu saat nanti, kalianlah yang akan menjadi penggerak Pramuka dan menjadi motivator bagi generasi berikutnya. Karena itu, teruslah menjadi pribadi yang baik, teruslah memberi manfaat bagi sesama, dan jangan pernah pantang menyerah. Apa pun tantangan yang ada di hadapan kalian, hadapilah dengan semangat, keberanian, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Di akhir amanatnya, Kak Afandi mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan DIANPINRU 2026 dan berharap mereka mampu mengemban amanah sebagai Pemimpin Regu di madrasah maupun sekolah masing-masing.
“Selamat menjadi Pemimpin Regu di madrasah dan sekolah kalian. Sampai bertemu kembali pada pembukaan kegiatan PERGAMA V 2026,” pungkasnya.
Apel penutupan berlangsung dengan khidmat dan menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian DIANPINRU 2026. Dengan bekal kepemimpinan, keterampilan, dan karakter yang telah dibangun selama kegiatan, para peserta diharapkan siap mengemban amanah sebagai Pemimpin Regu di gugus depan masing-masing serta tampil maksimal pada PERGAMA V. Selain itu, mereka diharapkan mampu menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan serta Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
DIANPINRU 2026 menjadi salah satu upaya Sako Pandu Ma’arif NU Bawean dalam menyiapkan kader-kader pemimpin muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi penggerak organisasi maupun masyarakat di masa depan.
Penulis : Abd Hamid







