KAMBINGAN TIMUR, 11 Agustus 2026 – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kambingan Timur mulai didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja menghadirkan langkah sederhana namun nyata melalui pemasangan banner usaha dan QRIS pada sejumlah UMKM di desa tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN Posko 12, khususnya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang diarahkan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan daya tarik usaha sekaligus memanfaatkan teknologi dalam aktivitas transaksi.
Pemasangan banner dilakukan sebagai sarana informasi dan promosi agar keberadaan UMKM lebih mudah dikenali masyarakat. Dengan identitas usaha yang lebih jelas dan menarik, pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan perhatian calon pelanggan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak berhenti pada sisi promosi, mahasiswa juga membantu pemasangan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard. Kehadiran QRIS memberikan alternatif pembayaran secara digital sehingga pelanggan dapat melakukan transaksi dengan lebih praktis, cepat, dan efisien.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM agar tidak hanya mengandalkan transaksi secara konvensional. Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat, kemampuan menerima pembayaran digital menjadi salah satu upaya agar usaha desa mampu mengikuti perkembangan zaman.
Melalui pemasangan banner dan QRIS, mahasiswa KKN Posko 12 berharap pelaku UMKM Desa Kambingan Timur semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya. Digitalisasi diharapkan tidak berhenti pada penggunaan QRIS, tetapi dapat berkembang ke pemanfaatan berbagai platform digital untuk promosi dan pemasaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Wiraraja dalam mendampingi masyarakat desa. Melalui program yang sederhana dan aplikatif, mahasiswa berupaya membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang bagi usaha lokal untuk berkembang lebih luas.
Dengan semakin terbiasanya pelaku UMKM memanfaatkan teknologi, Desa Kambingan Timur diharapkan mampu melahirkan usaha-usaha lokal yang lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi era ekonomi digital.
Penulis : Nur Hartatik







