Kunjungi Stan BKPSDM di Pameran Pembangunan, Bupati Sumenep Dorong ASN Makin Kompeten, Profesional dan Berintegritas

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Bupati Sumenep saat mengunjungi stan BKPSDM dalam Pameran Pembangunan MNV 2026, menyimak informasi program dan layanan kepegawaian serta mendorong peningkatan kompetensi ASN.

Ket Foto: Bupati Sumenep saat mengunjungi stan BKPSDM dalam Pameran Pembangunan MNV 2026, menyimak informasi program dan layanan kepegawaian serta mendorong peningkatan kompetensi ASN.

SUMENEP, Detikzone.id — Penguatan kualitas aparatur menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendorong pelayanan publik yang semakin profesional. Pesan tersebut kembali ditegaskan Bupati Sumenep saat mengunjungi stan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dalam Pameran Pembangunan Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat berbagai informasi yang ditampilkan. Bupati Sumenep turut menyimak sejumlah program dan layanan BKPSDM yang berkaitan langsung dengan pengelolaan serta peningkatan kualitas aparatur pemerintah.

Stan BKPSDM menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan berbagai program strategis, mulai dari Profiling ASN (ProASN), sistem informasi absensi pegawai, sistem informasi kinerja harian, pengembangan kompetensi aparatur, pengadaan dan rekrutmen CASN/PPPK, hingga penilaian kinerja dan penghargaan bagi aparatur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui berbagai program tersebut, pengelolaan ASN diarahkan tidak hanya pada aspek administrasi kepegawaian, tetapi juga pada peningkatan kompetensi, kinerja dan profesionalisme aparatur.

Bupati Sumenep menekankan, kualitas pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, peningkatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan mengikuti tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Menurutnya, aparatur pemerintah harus terus beradaptasi, meningkatkan kemampuan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ASN harus terus belajar, meningkatkan kompetensi dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Pada akhirnya, semua bermuara pada bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, keberadaan BKPSDM memiliki posisi penting dalam memastikan pengelolaan aparatur berjalan secara terarah. Pengembangan kompetensi, pemetaan potensi, penilaian kinerja hingga pembinaan aparatur menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang semakin efektif.

Salah satu perhatian dalam pengembangan ASN adalah Profiling ASN (ProASN) yang menjadi instrumen untuk memetakan kompetensi dan potensi pegawai. Langkah tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan manajemen talenta berbasis kompetensi di lingkungan pemerintahan.

Selain itu, pemanfaatan sistem informasi dalam absensi dan pencatatan kinerja harian juga menjadi bagian dari transformasi pengelolaan aparatur menuju tata kelola yang lebih terukur dan transparan.

Pameran Pembangunan MNV 2026 pun menjadi momentum bagi BKPSDM untuk mendekatkan informasi layanan kepegawaian kepada masyarakat sekaligus memperlihatkan berbagai upaya pemerintah daerah dalam membangun sumber daya aparatur.

Kehadiran Bupati di stan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi. Membangun manusia yang berada di balik roda pemerintahan juga menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan publik terus bergerak maju.

Pameran Pembangunan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Madura Culture Festival (MCF) #4 yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 4 September 2026.

Melalui momentum tersebut, berbagai perangkat daerah diberi ruang untuk memperkenalkan program, inovasi dan capaian pembangunan kepada masyarakat.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

UKW Dewan Pers di Surabaya Tuntas, Wartawan Didorong Makin Profesional di Era Digital
Aroma Kejanggalan Proyek Pengadaan Langsung Dikdaya Probolinggo, Jawaban Normatif Kadikdaya Picu Tanda Tanya
Pelaksanaan UKW Dewan Pers dan LUKW Unitomo Surabaya Sukses, 29 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Gempur Stunting, Dinkes Probolinggo Satukan Barisan Puskesmas dan Rumah Sakit
Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital
Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:24 WIB

UKW Dewan Pers di Surabaya Tuntas, Wartawan Didorong Makin Profesional di Era Digital

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Aroma Kejanggalan Proyek Pengadaan Langsung Dikdaya Probolinggo, Jawaban Normatif Kadikdaya Picu Tanda Tanya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pelaksanaan UKW Dewan Pers dan LUKW Unitomo Surabaya Sukses, 29 Wartawan Dinyatakan Kompeten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Gempur Stunting, Dinkes Probolinggo Satukan Barisan Puskesmas dan Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:10 WIB