ISCO PEDIYAH Kecamatan Pasongsongan: Ajang Kecerdasan, Prestasi, dan Kekompakan

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 8 Oktober 2026 — Semangat, antusiasme, dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan ISCO PEDIYAH (Intelligent Student Competition – Pendidikan Diniyah) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Pasongsongan yang diselenggarakan oleh KKKS Kecamatan Pasongsongan Bidang Akademik, Kamis (8/10/2026), bertempat di SDN Pasongsongan I.

ISCO PEDIYAH menjadi ruang bagi para peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, dan semangat berprestasi dalam bidang Pendidikan Diniyah. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta membangun kekompakan antar-satuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan.

Tahun ini, ISCO PEDIYAH terasa semakin istimewa. Perwakilan dari seluruh sekolah dasar, baik negeri maupun swasta se-Kecamatan Pasongsongan, turut ambil bagian. Tingginya partisipasi tersebut menjadikan pelaksanaan tahun ini sebagai salah satu penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, H. Abu Supyan, M.Pd, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akhmad Busri, M.Pd, serta Sekretaris KKKS sekaligus Koordinator Bidang Akademik KKKS Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto, S.Pd, bersama para kepala sekolah, guru pendamping, panitia, dan seluruh peserta ISCO PEDIYAH.

Bukan Sekadar Mencari Juara

Dalam sambutannya, Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, H. Abu Supyan, M.Pd, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, terutama Koordinator Bidang Akademik KKKS Kecamatan Pasongsongan, yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh ketelitian dan kesungguhan.

 “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, khususnya Koordinator Bidang Akademik KKKS Kecamatan Pasongsongan, yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat cermat dan maksimal. Kepada para Kepala Sekolah dan para pendamping, saya juga menyampaikan terima kasih atas peran serta dan dukungannya dalam menyukseskan program ini,” ungkapnya.

H. Abu Supyan menegaskan bahwa keberhasilan ISCO PEDIYAH tidak semata-mata diukur dari siapa yang meraih juara. Menurutnya, ada nilai yang jauh lebih penting, yaitu kerja sama dan kekompakan seluruh keluarga besar pendidikan Kecamatan Pasongsongan.

“Juara adalah nomor kesekian. Yang penting adalah kerja sama dan kekompakan antaranggota KKKS Kecamatan Pasongsongan telah kita tunjukkan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi ruh dari kegiatan. Sebab di balik kompetisi para peserta didik, terdapat kerja bersama para kepala sekolah, guru pendamping, panitia, dan seluruh unsur pendidikan yang saling mendukung.

Dari Pasongsongan untuk Prestasi Kabupaten

Senada dengan Pengawas Bina, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akhmad Busri, M.Pd, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan ISCO PEDIYAH.

“Terima kasih kepada seluruh pelaksana, para Kepala Sekolah dan para pendamping tanpa terkecuali. Berkat kerja sama dan dukungan semuanya, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia berharap ISCO PEDIYAH tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menjadi salah satu pintu untuk menemukan bibit-bibit unggul dalam bidang Pendidikan Diniyah.

“Kami berharap dari ajang ini akan muncul talenta baru di bidang Pendidikan Diniyah yang akan membawa nama harum Kecamatan Pasongsongan di tingkat Kabupaten,” harapnya.

Kepada peserta yang berhasil meraih juara, ia berpesan agar kemenangan tersebut tidak membuat mereka cepat berpuas diri.

“Siapapun yang juara nanti, kami berharap belajar lebih giat lagi sehingga dapat lolos pada babak penyisihan tingkat Kabupaten,” pesannya.

Agus Sugianto dan Semangat di Balik ISCO PEDIYAH

Di balik terselenggaranya ISCO PEDIYAH yang tertib dan meriah, terdapat kerja panjang tim pelaksana yang dikoordinasikan oleh Agus Sugianto, S.Pd, yang selain menjabat sebagai Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan, juga dipercaya sebagai Koordinator Bidang Akademik KKKS Kecamatan Pasongsongan.

Agus menjadi salah satu figur yang cukup dikenal dalam kegiatan-kegiatan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan. Di tengah kesibukannya mengawal agenda akademik KKKS, sosoknya juga memiliki ciri khas tersendiri. Blangkon yang kerap dikenakannya menjadi bagian dari identitas penampilannya, sekaligus menghadirkan kesan kuat akan kecintaannya terhadap budaya dan jati diri lokal.

Namun di balik penampilan khas tersebut, peran Agus dalam ISCO PEDIYAH kali ini jauh lebih substantif. Ia bersama tim Bidang Akademik KKKS mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari koordinasi peserta, kesiapan teknis, hingga memastikan seluruh tahapan perlombaan dapat berlangsung dengan tertib.

Menurut Agus, pelaksanaan ISCO PEDIYAH tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri karena mendapatkan partisipasi yang sangat luas.

“Alhamdulillah, tahun ini peserta ISCO PEDIYAH merupakan yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena seluruh SD swasta juga mengirimkan delegasinya,” jelas Agus.

Menurutnya, keterlibatan seluruh sekolah negeri dan swasta merupakan sebuah kebanggaan. Hal tersebut menunjukkan semakin kuatnya kesadaran bersama bahwa setiap peserta didik perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

 “Kami berharap tahun selanjutnya kegiatan ini dapat lebih meriah lagi. Semakin banyak sekolah yang berpartisipasi, semakin banyak pula potensi peserta didik yang bisa kita temukan dan kembangkan,” ujarnya.

Sebelum perlombaan dimulai, Agus Sugianto juga menjelaskan petunjuk teknis pelaksanaan lomba secara runtut dan jelas kepada peserta maupun pendamping. Penjelasan tersebut menjadi bagian penting agar seluruh peserta memahami mekanisme kompetisi dan dapat mengikuti perlombaan dengan tertib, sportif, serta penuh percaya diri.

SDN Pasongsongan I Berhak Melaju ke Tingkat Kabupaten

Setelah melalui seluruh rangkaian Intelligent Student Competition (ISCO) Pendidikan Diniyah, akhirnya dewan juri menetapkan para pemenang ISCO PEDIYAH Jenjang SD Tingkat Kecamatan Pasongsongan Tahun 2026.

Juara 1 diraih oleh SDN Pasongsongan I, Juara 2 diraih oleh SDN Panaongan III, dan Juara 3 diraih oleh SDN Soddara I.

Dengan hasil tersebut, SDN Pasongsongan I berhak mewakili Kecamatan Pasongsongan pada ISCO PEDIYAH tingkat Kabupaten.

Bagi SDN Pasongsongan I, kemenangan tersebut bukan sekadar sebuah pencapaian, melainkan amanah untuk membawa nama Kecamatan Pasongsongan ke panggung yang lebih tinggi.

Sementara bagi SDN Panaongan III dan SDN Soddara I, keberhasilan meraih posisi kedua dan ketiga menjadi bukti bahwa potensi peserta didik dalam bidang Pendidikan Diniyah di Kecamatan Pasongsongan terus tumbuh dan berkembang.

Menjaga Kekompakan, Menumbuhkan Talenta

Pada akhirnya, ISCO PEDIYAH Kecamatan Pasongsongan Tahun 2026 meninggalkan lebih dari sekadar daftar pemenang. Ada pengalaman, persahabatan, keberanian, semangat belajar, serta kebersamaan yang tumbuh di antara para peserta dan seluruh insan pendidikan.

Di tengah persaingan untuk menjadi yang terbaik, semangat kekeluargaan justru menjadi kekuatan utama. Seperti pesan Pengawas Bina, juara memang penting, tetapi kekompakan dan kerja sama jauh lebih berharga.

ISCO PEDIYAH pun menjadi gambaran bahwa ketika sekolah negeri dan swasta bergerak dalam satu irama, potensi peserta didik dapat tumbuh lebih luas.

Dari SDN Pasongsongan I, semangat itu berlanjut menuju tingkat Kabupaten. Dari Kecamatan Pasongsongan, talenta-talenta Pendidikan Diniyah diharapkan terus tumbuh, belajar, dan berprestasi.

Dan di tengah dinamika pendidikan tersebut, sosok-sosok yang bekerja di balik layar para kepala sekolah, guru pendamping, panitia, serta jajaran KKKS menjadi bagian penting dari perjalanan panjang tersebut.

Karena pada akhirnya, sebuah kompetisi bukan hanya tentang siapa yang berdiri sebagai juara, tetapi tentang bagaimana sebuah kebersamaan mampu melahirkan generasi yang lebih cerdas, berkarakter, percaya diri, dan siap mengukir prestasi.

Berita Terkait

Perjusami Gugus 04 Sangkapura Gresik, Cetak Generasi Pramuka Mandiri dan Berkarakter 
Gemilang di INKADHA FEST 2026, Tiga Pelajar Taufiqur Rahman Gapura Sumenep Raih Tiga Penghargaan
Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Perjusami Gugus 04 Sangkapura Gresik, Cetak Generasi Pramuka Mandiri dan Berkarakter 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Gemilang di INKADHA FEST 2026, Tiga Pelajar Taufiqur Rahman Gapura Sumenep Raih Tiga Penghargaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:04 WIB

ISCO PEDIYAH Kecamatan Pasongsongan: Ajang Kecerdasan, Prestasi, dan Kekompakan

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Berita Terbaru