SANGKAPURA — Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) Pramuka Penggalang se-Gugus 04 Sangkapura menjadi momentum untuk menanamkan karakter mandiri, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan kepada peserta didik. Kegiatan ini digelar di Bumi Perkemahan Lapangan Bimantara, Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jumat hingga Minggu (9–11 Oktober 2026).
Perjusami ini diikuti oleh Pramuka Penggalang dari sembilan sekolah yang tergabung dalam Gugus 04 Sangkapura, yakni UPT SDN 329 Gresik, UPT SDN 330 Gresik, UPT SDN 331 Gresik, UPT SDN 355 Gresik, UPT SDN 356 Gresik, UPT SDN 357 Gresik, UPT SDN 325 Gresik, UPT SDN 326 Gresik, dan SDIT Al Huda.
Keterlibatan sembilan sekolah tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat kerja sama antarpangkalan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Teman Satu Hati, Satu Langkah: Bersama Pramuka Membangun Generasi Mandiri”, kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Tengah Semester (KTS) yang dikemas melalui pembelajaran di luar kelas. 
Dalam sambutan pembukaan, pembina apel Nur Laila, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Perjusami bukan sekadar kegiatan bermalam di alam terbuka, melainkan bagian dari pendidikan karakter untuk membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, berani, tangguh, dan bertanggung jawab.
“Perkemahan ini bukan sekadar kegiatan bermalam di alam terbuka, bukan pula hanya kegiatan untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama teman-teman. Lebih dari itu, perkemahan merupakan sarana pendidikan karakter untuk membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berani, tangguh, serta memiliki jiwa kebersamaan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para anggota Pramuka agar menjadikan Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar hafalan, tetapi diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata.
Selain itu, Nur Laila menekankan tiga hal penting selama perkemahan, yaitu kedisiplinan, kebersamaan dan gotong royong, serta keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, menaati arahan pembina dan panitia, saling membantu, serta menjaga kebersihan area perkemahan.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar melalui perkemahan dapat melengkapi pembelajaran di kelas dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi, menyelesaikan tantangan, dan mengembangkan keterampilan sosial.
“Pramuka bukan hanya tentang seragam yang kita kenakan, tetapi tentang karakter, sikap, dan perbuatan baik yang kita tunjukkan setiap hari,” tegasnya.
Pada akhir sambutannya, Nur Laila secara resmi membuka Perkemahan Perjusami Pramuka Penggalang se-Gugus 04 Sangkapura dalam rangka Kegiatan Tengah Semester. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses serta memberikan manfaat nyata bagi perkembangan karakter peserta didik.
Melalui semangat satu hati dan satu langkah, Perjusami Gugus 04 Sangkapura diharapkan mampu mempererat persaudaraan antarpangkalan, menumbuhkan jiwa gotong royong, serta membentuk generasi Pramuka yang mandiri, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis : Abd Hamid








