Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO — Pemerintah Kota (Pemkot Probolinggo) terus mendorong generasi muda untuk melirik sektor perikanan sebagai peluang usaha mandiri yang menjanjikan. Langkah konkret tersebut diwujudkan lewat Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Ikan dalam rangka Regenerasi Pembudidaya Ikan yang dipusatkan di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pakistaji, Selasa (13/10/2026).

Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, membuka langsung kegiatan yang diikuti oleh 50 pemuda dari unsur Karang Taruna (Kelurahan Jrebeng Wetan, Curah Grinting, dan Sumber Taman) ini. Dalam arahannya, Ina menekankan bahwa budidaya ikan air tawar—seperti lele, nila, dan gurami—tidak harus dimulai dari lahan yang luas, melainkan bisa dikembangkan di lingkungan rumah.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap generasi muda tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga berani menciptakan lapangan kerja melalui usaha budidaya ikan,” ungkap Ina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mendorong para peserta agar tidak berhenti pada penjualan ikan segar saja. Hasil budidaya dinilai sangat potensial untuk diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi, seperti fillet, keripik, hingga abon ikan, serta terhubung dengan jejaring pemasaran strategis seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP Kota Probolinggo) Fitriawati menambahkan, program regenerasi ini dibarengi dengan pemberian stimulus modal awal. Masing-masing peserta mendapatkan paket sarana budidaya berupa satu kolam terpal, 100 kg pakan ikan, obat-obatan, serta 2.000 ekor benih ikan nila.

Pemilihan lokasi di KKMP Pakistaji sendiri bukan tanpa alasan. Koperasi tersebut terbukti sukses mengelola 24 kolam terpal lele dengan catatan omzet mencapai Rp63,5 juta dalam satu siklus (empat bulan). Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara KKMP Pakistaji dan SPPG Kanigaran 01 sebagai jaminan serapan pasar produk lokal.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan
Bukan Sekadar Kejar Piala, Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Nyali di Ajang Jatim JAWARA 2026
Menjemput Asa di Tengah Kekeringan: Saat Puluhan Ribu Liter Air Bersih Basahi Bumi Probolinggo
Disnaker Kabupaten Blitar Latih 25 Peserta Bikin Roti, Dorong Peluang Kerja dan Usaha Baru
Perkuat Spiritual Birokrasi, Bupati Sumenep Gaungkan Pembacaan 111.111 Kali Surah Al-Waqi’ah
Pemkot Kediri Buka Suara Soal Polemik “Soto Mantenan vs Pukis Mantenan”, Siapkan Bantuan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Bukan Sekadar Kejar Piala, Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Nyali di Ajang Jatim JAWARA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Menjemput Asa di Tengah Kekeringan: Saat Puluhan Ribu Liter Air Bersih Basahi Bumi Probolinggo

Berita Terbaru