Tanam Perdana Jagung di Srengat, Pjs Bupati Blitar Dorong Ketahanan Pangan Lokal

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, menghadiri acara tanam perdana biji jagung di Kelurahan Srengat pada Jumat, (15/11/2024).

Acara ini merupakan langkah awal dalam memperkuat program ketahanan pangan di Kabupaten Blitar, yang dihadiri oleh Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, pejabat pemerintah daerah, Camat Srengat, anggota Forkopimcam, serta Lurah Srengat beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Blitar menekankan pentingnya kerjasama untuk mencapai keberhasilan program ketahanan pangan. “Kita memulai upaya ini di Srengat, dan harapan kita semua adalah agar program ini sukses demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jumadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tanam perdana ini menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Blitar, dengan harapan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.

Kabupaten Blitar, yang merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional, memiliki potensi besar di sektor pertanian. Pada tahun 2023, lahan pertanian di Kabupaten Blitar mencapai 117.278 hektare dengan produksi padi sebesar 375.490 ton per tahun. Selain itu, produksi sayuran dan buah semusim tercatat sebanyak 816.271 kwintal, sementara hasil tanaman buah-buahan mencapai 2.250.876 kwintal per tahun. Produksi cabai rawit khususnya mencapai 441.841 kwintal per tahun.

Jumadi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka dengan tanaman produktif.

“Lahan pekarangan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sekaligus menambah pendapatan rumah tangga,” ujarnya.

“Kita mendukung penuh arahan Presiden untuk swasembada pangan. Ini adalah bukti komitmen kita bersama, agar Kabupaten Blitar terus menjadi daerah yang mencukupi kebutuhan sandang pangan masyarakat,” kata Jumadi.

Menurutnya, langkah ini penting untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah, sekaligus mendukung kesejahteraan petani lokal.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menyediakan fasilitas dan program yang memadai, baik dalam hal pelatihan, peralatan pertanian, maupun akses kepasar, agar petani dapat mengoptimalkan hasil pertanian mereka. Selain itu, upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor pangan dan memperkuat perekonomian daerah.(Adv/Kmf)

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah
Bocah Lima Tahun di Panarukan Situbondo Dilaporkan Hilang, Polisi dan Warga Gelar Pencarian Intensif

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Jumat, 17 April 2026 - 18:19 WIB

Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO

Berita Terbaru