Kodam XIV/Hasanuddin Tindaklanjuti Laporan Dugaan Dokumen Palsu Oknum Prajurit

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Makassar – Kodam XIV/Hasanuddin melalui Kepala Penerangan Kodam (Kapendam), Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos., M.Han., menegaskan keseriusan dalam menangani laporan dari PT CIMB Niaga Finance terkait dugaan penguasaan kendaraan bermotor dengan dokumen yang diduga palsu oleh seorang oknum prajurit berinisial BR.

Menurut Kapendam, laporan tersebut telah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIV/Hasanuddin.

“Laporan tersebut saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Pomdam. Kami memastikan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujar Letkol Arm Gatot Awan Febrianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen Pangdam XIV/Hasanuddin

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menegaskan komitmennya untuk menegakkan disiplin dan aturan hukum kepada seluruh prajurit di jajarannya.

“Setiap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh oknum prajurit, akan ditindak tegas sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Mayjen Windiyatno.

Ia menambahkan bahwa tindak lanjut terhadap laporan ini merupakan bentuk pelaksanaan perintah pimpinan yang konsisten dengan nilai-nilai transparansi dan integritas.

Himbauan untuk Menghormati Proses Hukum

Kodam XIV/Hasanuddin juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Kapendam menegaskan bahwa jika terbukti bersalah, oknum BR akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan hukum militer dan sipil.

“Proses hukum akan berjalan secara objektif dan adil. Kami memastikan tindakan yang diambil tidak hanya sesuai aturan militer tetapi juga mengacu pada hukum sipil yang berlaku,” katanya.

Tidak Ada Toleransi

Pangdam XIV/Hasanuddin juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan yang merugikan institusi dan masyarakat.

“Tindakan yang mencoreng nama baik institusi tidak akan dibiarkan. Komitmen kami adalah menjaga integritas, disiplin, dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI,” tutup Pangdam.

Laporan ini menjadi langkah nyata Kodam XIV/Hasanuddin dalam menegakkan aturan hukum tanpa pandang bulu dan menjaga nama baik institusi TNI di tengah masyarakat.

Penulis : Enno

Berita Terkait

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap
Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 01:53 WIB

Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim

Selasa, 15 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges

Minggu, 13 September 2026 - 13:26 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru