Mobil Wartawan Kehabisan Bensin, Petugas SPBU Dibawah Naungan PT WUS Berlagak Kurang Ajar, Sarankan Isi Pakai Solar 

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tampang petugas SPBU dibawah naungan PT. WUS di Jalan Arya Wiraraja, Sumenep

Foto : Tampang petugas SPBU dibawah naungan PT. WUS di Jalan Arya Wiraraja, Sumenep

Sumenep, Detikzone.id- Tingkah menyebalkan Karyawan SPBU Pemda dibawah naungan PT. Wira Usaha Sumekar (WUS) di Jalan Arya Wiraraja desa Gedungan, Batuan, Sumenep yang menyuruh mengisi mobil berbahan bakar bensin diganti dengan Solar pada saat mobil yang dikendarai wartawan (IM) kehabisan bahan bakar dinilai tak berperikemanusiaan dan kurang ajar.

“Kalau benar petugas SPBU arogan dan tak ramah seperti itu, maka sudah bisa dikategorikan sebagai manusia yang tak berperikemanusiaan dan kurang ajar,” ujar Wapimred Detikzone.id, Ahmadi Neja.

Dosen Unitomo ini sangat menyayangkan jika SPBU dibawah naungan PT. WUS bersikap demikian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pecat,” tegasnya.

Peristiwa itu terjadi, Minggu, 26/01/2025, malam, saat mobil yang dikendarai wartawan kehabisan bensin di areal SPBU.

Dengan sikap ramah seraya menyerahkan fulus Rp 100 ribu, wartawan meminta tolong agar dibantu untuk diisikan BBM jenis pertalite.

Foto: Dua Mobil yang diduga mau isi Solar namun tidak ada petugas SPBU yang berjaga .

Sadar tidak punya barcode, wartawan meminta solusi kepada 2 petugas agar mobil yang dikendarainya dapat diisi pertalite.

Tidak memberikan arahan dan petunjuk yang jelas, petugas SPBU yang bertugas menunjukkan sikap tak ramah sembari menyampaikan dirinya tak punya barcode.

“Saya tak punya barcode. Kalau mau diisi solar ada,” ujar petugas.

Mendengar hal itu, wartawan yang pada saat itu bersama keluarganya tetap meminta solusi. Namun, petugas satu dan petugas lainnya terkesan apatis dan judes.

“Minta tolong ke temannya suruh kirim barcode,” kata petugas di SPBU milik PT. Wus.

Tak menemukan solusi saat mobilnya mogok di SPBU, si wartawan tersulut amarah.

Tak berselang lama, petugas yang sebelumya judes tiba- tiba melakukan pengisian Pertalite.

“Saporana, nika’ pon bedhe. Minta maaf, ini sudah ada,” tukasnya.

Berkenan dengan itu, Manajer SPBU dibawah naungan PT. WUS, Rofik mengatakan, kemungkinan operator baru.

“Kemungkinan operator yang baru jaga mas. Jadi gak tahu sama sampean,” terangnya.

Disisi lain, Rofik tidak dapat mengklarifikasi terkait SPBU yang dipimpinnya yang diduga menjadi sarang kulakan para mafia BBM yang hanya bermodalkan secarik kertas bernama Rekom. Padahal untuk diperjual belikan kembali hingga lintas kepulauan.

Sementara itu, pantauan di lapangan, SPBU yang kerapkali bermasalah lantaran diduga menjadi sarang kulakan mafia BBM bersubsidi dengan menggunakan jerigen plastik ini sudah tidak melayani pengisian Solar lantaran habis. Padahal jam menunjukkan pukul 21.00 wib.

Kuat dugaan, solar -solar tersebut akan diperuntukkan kepada tengkulak BBM yang disinyalir sudah melakukan konspirasi dengan oknum SPBU.

Kasus ini harus menjadi perhatian khusus Mabes Polri, Polda Jatim hingga Polres Sumenep untuk melakukan langkah nyata dalam rangka memberantas bisnis haram BBM ilegal di Sumenep yang sangat menyengsarakan rakyat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terbaru