Dugaan Pungli Berkedok Iuran Kebersihan, Pengguna Toilet TN Bromo Tengger Semeru Dipungut Rp 5000 Tanpa Karcis

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bukti pemberitahuan

Foto : Bukti pemberitahuan

Probolinggo, Detikzone.id – Sudah membayar tiket masuk wisata gunung Bromo, Fasilitas prasarana toiletnya masih memberlakukan pungutan yang dibebankan terhadap wisatawan yang menggunakannya. 24/02/2025.

Beberapa wisatawan dilakukan penarikan fulus sebesar Rp 5000.

Padahal, notabenenya toilet tersebut adalah milik Negara, yang diduga sebagai prasarana fasilitas tempat wisata. Apalagi pihak petugas bukan lah dari petugas Kementrian yang berwenang, pihak toilet juga tidak memberikan tanda bukti pembayaran seperti karcis. Sehingga wisatawan khawatir bahwa praktik ini seperti pungutan liar (PUNGLI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti (HNI) wisatawan yang mengaku dari Bandung bersama dua temannya, ditemui Detikzone.id disekitar parkiran jip mengatakan.

“Kami masing masing membayar Rp 5000, tetapi tidak diberikan karcis,” keluhnya.

Mereka juga membandingkan dengan toilet gratis milik swasta yang bekerjasama dengan perusahaan Negara.

“Toilet di SPBU milik swasta yang hanya kerja sama dengan Negara saja Gratis, ini toilet milik Negara malah bayar. Padahal kita masuk tempat ini sudah bayar tiket masuknya,” tuturnya.

Sementara, saat ditemui di toilet (ML) Petugas toilet menyampaikan bahwa dirinya menyetor hasil penarikannya kepada kordinator nya (SB) setiap hari. Dan (SB) menyetor kan kepada Koperasi setiap bulan.

Ketika dipertanyakan tentang nama koperasi tempat mereka setor hasil pungutan nya, (ML) menunjukan tulisan pemberitahuan yang tertempel di dinding toilet.

Toilet ini dikelola oleh koperasi TNBTS bersama masyarakat. 2. Dengan membayar sebesar Rp 5000, anda telah ikut serta menjaga kebersihan toilet dan penyedia airnya.” demikian keterangan pemberitahuan yang di tempel di dinding toilet dan diakhir kalimat ada nama NING INDAH RUKMI, S.Hut, M.Si.

Berkenan dengan itu, Kepala Bidang Wilayah 1 BB TN BTS Bambang Suriyono S.Hut, M.Ec. Dev., M.A , membenarkan bahwa toilet tersebut milik TNBTS.

“Iya. Untuk info lebih lanjut konfirmasi ke Humas ya,” jelas Bambang melalui WhatsApp.

Hingga berita ini terbit, Humas TNBTS masih belum bisa di hubungi.

Bersambung

Penulis : Andri

Berita Terkait

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi
Datangi Markas Pusat Yakuza Maneges di Kediri, Santri Asal Pemalang Klarifikasi Hinaan di Media Sosial
Gerak Kilat Satreskrim Polres Sampang: Bongkar Skenario Gelap Pencabulan Berantai, 12 Predator Diringkus dan 15 Lainnya Masih dalam Pengejaran
Usai Dijemput Yakuza Maneges, Terduga Pelaku Asusila di Kediri Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 19:42 WIB

Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:12 WIB

Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:47 WIB

Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi

Berita Terbaru