Tak Peduli Ilegal, Tambang Pasir Galian  Masih Marak di Pacuh Penataran Kecamatan Nglegok Blitar

Sabtu, 22 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Menjalankan usaha tanpa ijin merupakan praktek ilegal apalagi hal itu usaha yang bergerak di bidang tambang pasir atau galian C,seharusnya dilengkapi dengan Surat Ijin Usaha Pertambangan (SIUP).

Bisa dipastikan usaha pertambangan pasir tanpa Surat Ijin Usaha Pertambangan maka dikategorikan ilegal.

Seperti yang dilakukan oleh pengusaha tambang terbesar di Wilayah Hukum Polres Kota Blitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak yang menyebut Bos Torik dari Ponorogo diduga merupakan bos tambang pasir ilegal di Pacuh Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Jawa Timur mengeruk pasir dengan menggunakan 5 buah Backhoe (bego).

Dari penelusuran awak media ketika mendatangi lokasi, Jumat (21/06/2024) tengah beroperasi menaikan pasir ke beberapa truk pengangkut pasir yang antri.

“Hrga jual tiap ret pasir Rp. 600.000 yang setiap harinya bisa menjual 30 rit pasir ,” kata mandor atau kepercayaannya bos tambang yang tidak mau disebutkan namanya.

Tambang pasir ilegal dengan menggunakan alat berat.

Akibatnya jalanan yang dilalui truk pengangkut pasir yang melewati desa menjadi kotor berdebu dan rusak.

Rusaknya lingkungan akibat penambangan ilegal harus segera ditertibkan mengingat dampak yang merugikan warga dan pemerintah daerah yang tidak menghasilkan PAD.

Pelaku usaha pertambangan ilegal dapat disangkakan Pasal 158 UU RI No 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batu Bara Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda uang sebanyak Rp100 miliar.

Seharusnya jajaran Polres Blitar Kota segera menjalankan tugasnya melaksanakan sidak di lokasi tambang tersebut dan menutup pertambangan ilegal di satuan wilayah hukumnya yang marak beroperasi kembali.

Informasi yang kami dapat diduga Dana Segar dari Bos Tambang Mengalir ke berbagai pihak, sehingga paro bos tambang merasa terlindungi dan merasa kebal hukum.

Seharusnya Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP setempat dan Aparat Penegak Hukum khususnya Polres Kota Blitar bertindak tegas kepelaku Penambangan Galian C yang berpotensi merusak alam, harus ada ketegasan dari Aparat Penegak Hukum, Alat Berat dan Pelaku harus diamankan.

 

Penulis : BS

Berita Terkait

Gegara Diadukan ke Bareskrim, Gus Lilur Lempar Tantangan Terbuka kepada 4 Tokoh NU
Anggota DPR RI Hj. Ansari Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 14 Tahun di Pamekasan
Kecelakaan Mengerikan di Ambunten Sumenep, Dua Pick Up Adu Banteng
Operasi Gabungan Bongkar Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Ketua KAKI Jatim Dukung Pernyataan Jenderal Gatot Nurmantyo, Meritokrasi dan Netralitas TNI Sangat Penting 
Balita 4 Tahun di Sampang Ditemukan Tenggelam di Kubangan Penampungan Air Tembakau
Nelayan Banyuates Sampang Naik Pitam, Petronas Diberi Batas Waktu soal Kompensasi Rumpon
Skandal Absen ‘Gaib’ Dispendukcapil Probolinggo: Pulang Cepat tapi Gaji dan TPP Cair Utuh

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Gegara Diadukan ke Bareskrim, Gus Lilur Lempar Tantangan Terbuka kepada 4 Tokoh NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Anggota DPR RI Hj. Ansari Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 14 Tahun di Pamekasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Kecelakaan Mengerikan di Ambunten Sumenep, Dua Pick Up Adu Banteng

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Operasi Gabungan Bongkar Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Ketua KAKI Jatim Dukung Pernyataan Jenderal Gatot Nurmantyo, Meritokrasi dan Netralitas TNI Sangat Penting 

Berita Terbaru