Berikan Informasi Publik yang Akurat, Diskominfosan Kota Yogyakarta Terus Jalin Sinergi dengan Media Massa

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – Media sosial di era globalisasi saat ini menjadi satu acuan masyarakat dalam mendapatkan informasi, khususnya pada lembaga pemerintahan.

Selaras dengan itu, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta selalu bersinergi bersama  media massa yang ada, untuk ikut dalam memberikan informasi pemerintah secara aktual, akurat dan akuntabel kepada masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh, Kepala Diskominfosan Kota Yogyakarta Ignatius Trihastono saat memberikan materi tentang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (3/7) di Ruang Bima Komplek Balaikota Yogyakarta.

“Hubungan antara pemerintah dengan media massa ini sangat penting untuk dibangun. Dimana Media sebagai penyebar luas informasi bagi publik. Sehingga informasi yang disampaikan dapat diserap publik dan dipahami secara holistik,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan perkembangan zaman, dimana media online di berbagai platform tersebar lebih cepat dan dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.

“Media insan pers dan perusahaan ini adalah the real humas pemerintah. Kami hanya bisa memberikan fasilitas informasi yang dibutuhkan. Sehingga, kita tidak meminta media kehilangan kekritisannya terhadap pemerintah, karena itu sebagai media untuk mengevaluasi diri. Mereka bisa bertanya apapun tentang pemerintah, tetapi kedekatan ini tetap terkontrol,” ujarnya.

Selain dari media massa seperti media online, media cetak, radio maupun televisi, pelayanan pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat Kota Yogyakarta dapat melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Setidaknya, kini JSS memiliki 200 layanan yang bisa diakses oleh masyarakat Kota Yogyakarta.

Selain itu, masyarakat bisa memberikan aduan mereka terhadap kondisi yang ada di Kota Yogyakarta kepada pemerintah.

“Aplikasi JSS merupakan layanan pemerintah yang ada di dunia maya. Semua layanan dalam bentuk digital. Salah satunya Layanan informasi dan aduan dari masyarakat ini sangat membantu pemerintah untuk terus mengupgrade kinerja bersama stakeholder terkait, agar layanan di masyarakat berjalan secara maksimal,”jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto mengungkapkan, kemajuan teknologi di Kota Yogyakarta tidak terlepas dari peran media dalam menyebarluaskan informasi yang ada di pemerintahan melalui media cetak maupun media online.

Ia berharap, kolaborasi antara media massa yang ada di Kota Yogyakarta ini, dapat diterapkan di Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Teknologi informasi ini menjadi garda terdepan kami dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Sehingga, Informasi yang disampaikan pada media ke masyarakat juga membantu pembangunan Kota Yogyakarta lebih baik,”ungkapnya.

Selanjutnya, Penjabat Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun mengatakan, terima kasih dan apresiasi kepada Pemkot Yogyakarta dalam memajukan wilayahnya dengan menggandeng seluruh stakeholder termasuk media massa.

Makmur Marbun berharap, dengan mengajak puluhan media yang ada di Penajam Paser Utara dapat mempererat kolaborasi informasi antara pemerintah dengan media. Sehingga dapat membantu Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara lebih maju di bidang layanan informasi publik.

“Semoga setelah kunjungan ini, kita semua dapat memberikan informasi berita yang berimbang. Sehingga dapat memajukan wilayah kita tentunya dengan mengajak media untuk penyebaran informasi melalui media sosial,” pungkasnya.

Penulis : Rio Ardian

Berita Terkait

Dana Desa Dipangkas Brutal, Pembangunan Desa di Situbondo Terancam Lumpuh
Harapan Baru Birokrasi Sumenep: Seleksi Terbuka Sekda 2026 Siap Menguji Para Kandidat
DD Sumenep Anjlok Gila-gilaan, Rencana Besar Desa Hancur Mendadak
Pemerintah Desa se Kabupaten Blitar Desak Pengembalian ADD 2026
Tak Beres! Alun-Alun Probolinggo Rp4 Miliar Jadi Kolam Raksasa, Warga Tersiksa Setiap Hujan
Dugaan Pesta Miras 2 Oknum DPRD Bangkalan: Ujian Ketegasan Gerindra dan Presiden Prabowo
Skandal Kuota Haji: NBI Desak KPK Buka Dugaan Aliran Dana Korupsi
PKDI Situbondo Dikukuhkan, Kepala Desa Satukan Langkah Bangun Desa

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:26 WIB

Dana Desa Dipangkas Brutal, Pembangunan Desa di Situbondo Terancam Lumpuh

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:21 WIB

DD Sumenep Anjlok Gila-gilaan, Rencana Besar Desa Hancur Mendadak

Senin, 12 Januari 2026 - 16:02 WIB

Pemerintah Desa se Kabupaten Blitar Desak Pengembalian ADD 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:41 WIB

Tak Beres! Alun-Alun Probolinggo Rp4 Miliar Jadi Kolam Raksasa, Warga Tersiksa Setiap Hujan

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:10 WIB

Dugaan Pesta Miras 2 Oknum DPRD Bangkalan: Ujian Ketegasan Gerindra dan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bagio Utomo: Gizi Berkualitas, Fondasi Masa Depan

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:38 WIB

NASIONAL

Subuh Membara di Asembagus Situbondo, Dua Rumah Rusak Berat

Rabu, 14 Jan 2026 - 09:18 WIB