Kabiro Tribrata TV dan Keluarganya Terbunuh, Puluhan Jurnalis Pamekasan Gelar Aksi Solidaritas

Sabtu, 6 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Detikzone.id-
Puluhan jurnalis Pamekasan bersatu gelar aksi solidaritas atas kematian jurnalis Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu beserta keluarganya di area monumen Arek Lancor Pamekasan.

Kegiatan tersebut sebagai wujud keprihatinan adanya tragedi keji yang telah melukai dunia wartawan.

Taufik dalam orasinya mengatakan, kematian Jurnalis Tribrata Tv merupakan duka bagi seluruh insan Pers tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menduga wartawan ini sengaja di habisi nyawanya, bukan hanya beliau yang dihabisi namun juga istrinya, anaknya dan juga cucunya,” katanya.

Rico, dihabisi bukan karena dia punya persoalan pribadi, tetapi dia dihabisi nyawanya karena produk jurnalistiknya.

Menurut nya, ini cukup membahayakan bagi  insan jurnalis apabila dibiarkan tanpa adanya keterbukaan informasi.

“Mengapa demikian, karena berdasarkan kejadian kejadian yang sebelumnya terjadi itu sudah ada 9 wartawan yang ada di Indonesia yang nyawanya dihabisi karena persoalan produk jurnalistik,” ungkapnya.

“Nah kejadian yang terbaru ini membuat keprihatinan bagi kita.
Sehingga kami aksi solidaritas ini memberikan dukungan kepada keluarga korban dan kami juga menyampaikan aspirasi kepada Kapolri agar kasus ini diusut tuntas setuntas tuntasnya,” pintanya.

Ia menegaskan, dalam kasus tersebut informasinya ada aparat yang terlibat di dalamnya.

“Tentunya apabila aparat ini terlibat didalamnya juga terlibat dalam berita yang ditulis oleh korban.
Dan berita ini persoalan judi. Jadi jaringan judi yang diungkapkan oleh korban ini ternyata juga berjejaring dengan aparat,” tambahnya.

“Kami juga mendesak pihak dari Dewan Pers membentuk tim khusus lantaran menyangkut marwah dan martabat profesi jurnalis di Indonesia. Sehingga ini juga menjadi pembelajaran terhadap kita semua bahwa keadilan di negeri ini bisa ditegakkan setelah tegaknya,” tambahnya.

Terkait Miniatur rumah, Taufik menjelaskan bahwa itu menggambarkan sebuah keprihatinan hilangnya  nyawa korban pelaku kejahatan.

“Tetapi rumahnya juga di habisi dibakar hingga istri anak dan cucunya juga di bunuh. Ini adalah kejadian pembunuhan wartawan yang paling keji di Indonesia, karena tidak hanya wartawannya yang dibunuh tetapi juga keluarga hingga rumahnya juga terbakar,” pungkasnya.

Penulis : **

Berita Terkait

Onyx Club Makassar Dekat Kawasan Masjid 99 Kubah Gelar Grand Opening, PTSP Bongkar Fakta Ilegal
Petani di Sreseh Sampang Dihabisi Secara Brutal di Tegalan: Leher Ditebas, Motif Diduga Perseteruan Lama
Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan
Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai Jika Tak Berbenah, Termasuk Pamekasan
Bikin Geleng-geleng! Belanja Tagihan Telepon DPRD Probolinggo Tembus Rp 305 Juta, Setara Harga Rumah Non Subsidi
Polemik Alih-alih Program PTSL 2024:Ternyata Pokmas Rangkap Jabatan PPPK, Ratusan Warga Desa Karya Basuki Merasa Tertipu
Kurir Bluto Jadi Korban Kekerasan, Kuasa Hukum Minta Polisi dan Kemendesa Tegakkan Aturan Tanpa Toleran
Pegiat Hukum Sumenep Desak Polsek Bluto Tetapkan Tersangka Penganiayaan Kurir

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:08 WIB

Onyx Club Makassar Dekat Kawasan Masjid 99 Kubah Gelar Grand Opening, PTSP Bongkar Fakta Ilegal

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:58 WIB

Petani di Sreseh Sampang Dihabisi Secara Brutal di Tegalan: Leher Ditebas, Motif Diduga Perseteruan Lama

Senin, 1 Desember 2025 - 15:30 WIB

Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan

Sabtu, 29 November 2025 - 21:53 WIB

Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai Jika Tak Berbenah, Termasuk Pamekasan

Sabtu, 29 November 2025 - 20:44 WIB

Bikin Geleng-geleng! Belanja Tagihan Telepon DPRD Probolinggo Tembus Rp 305 Juta, Setara Harga Rumah Non Subsidi

Berita Terbaru