Bikin Gaduh, Akun TikTok Sorotin Hukum Resmi Dilaporkan ke Polres Sumenep

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Aliansi Progresif Sumenep

Foto: Anggota Aliansi Progresif Sumenep

Sumenep, Detikzone.id-  Bikin gaduh, Akun TikTok Sorotin Hukum yang sering upload konten negatif dan hiaks dilaporkan Aliansi Progresif Sumenep ke Polres Sumenep. Rabu (07/08/24).

Ketua Aliansi Progresif Sumenep, Faldy Aditya mengatakan, langkah pelaporan dilakukan sebagai respon terhadap kegaduhan di tengah masyarakat yang ditimbulkan oleh unggahan akun TikTok Sorotin Hukum.

“Karena banyak masyarakat Sumenep menilai konten yang diupload akun TikTok Sorotin Hukum cenderung negatif dan tendensius menyerang institusi Polri, dalam hal ini Polres Sumenep,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, kata Faldy Aditya, terkait konten tudingan adanya setoran tambang ke Kasat Reskrim Polres Sumenep yang merupakan berita bohong alias hoax.

“Tak ada buktinya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Saya sudah menelusuri ke bawah dan tidak satupun para penambang yang merasa memberi setoran seperti apa yang dituduhkan akun TikTok Sorotin Hukum,” jelasnya.

Menurut Faldy Aditya, konten provokatif yang sering diupload akun TikTok Sorotin Hukum, kontra poduktif menjelang Pemilukada serentak yang akan digelar beberapa bulan lagi.

“Menciptakan kegaduhan yang tidak baik dan tak perlu. Imbasnya apa, suasana kondusivitas menjelang Pemilukada yang sudah diupayakan berbagai pihak termasuk Polres Sumenep menjadi rusak,” sesalnya.

Ketua Aliansi Progresif Sumenep mengajak semua pihak agar turut serta menjaga suasana aman dan damai memasuki tahapan Pemilukada.

“Tidak perlu membuat gaduh dengan menyebar hoax lewat akun TikTok yang tidak jelas,” tandasnya.

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih
Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi
Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan
Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar
Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar
Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim
Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon
Gebrakan Kades Klatakan! Tanah Negara Disegel, Mafia Tanah Mulai Terpojok

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:55 WIB

Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:45 WIB

Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:55 WIB

Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar

Berita Terbaru