Gerebek Tempat Prostitusi, Kader PDI-P H Zainal Komitmen Bersihkan Sumenep dari Pelacuran

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kader PDI- Perjuangan DPC Sumenep, H. Zainal Arifin yang menjabat sebagai ketua sementara DPRD memimpin langsung bersama Satpol PP malakukan penggerebekan dan penangkapan pelacur di desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten .

Foto: Kader PDI- Perjuangan DPC Sumenep, H. Zainal Arifin yang menjabat sebagai ketua sementara DPRD memimpin langsung bersama Satpol PP malakukan penggerebekan dan penangkapan pelacur di desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten .

Sumenep, Detikzone.id – Kader PDI-Perjuangan yang sekaligus ketua sementara DPRD Sumenep, H. Zainal langsung tancap gas memimpin penggerebekan sekaligus penangkapan bersama Satpol-PP Sumenep ke tempat prostitusi di desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten. Jumat, 06/09.

Sebanyak 8 orang yang berprofesi sebagai pelacur serta 2 orang mucikari berhasil diamankan.

H. Zainal Abidin mengatakan, penggerebekan dan penangkapan tersebut dilakukan sebagai wujud komitmennya untuk membuat Kabupaten Sumenep bersih dari tempat tempat yang dilaknat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ucapkan terima kasih kepada Satpol PP Sumenep yang telah membantu kami, nawacita kami yang ingin membersihkan Kecamatan Ambunten dari maksiat. Karena wilayah Ambunten ini adalah Kecamatan santri,” kata H. Zainal Arifin.

H. Zainal pun berapi api mengingatkan agar kejadian itu tidak kembali terulang.

“Ketahuilah, dari 15 desa se- Kecamatan Ambunten ada 19 pesantren. Saya khawatir kalau ini tetap dibiarkan akan terjadi ke desa- desa yang lain,” tegas H. Zainal.

“Ini jadi yang pertama dan terakhir kami datang ke Beluk Ares untuk menangkap para pelaku. Jangan sampai diulangi lagi. Jika sampai diulangi lagi tunggu tanggal mainnya,” imbuh H. Zainal.

Ia pun memastikan akan membersihkan Kabupaten Sumenep dari tempat prostitusi.

“Saya pastikan se- Kabupaten Sumenep akan bersih dari tempat tempat seperti ini. Tidak hanya tempat tempat lokalisasi namun juga kost kost-an dan hotel. Hotelnya siapapun tanpa terkecuali,” tandasnya.

Sementara, Kasatpol PP Sumenep saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar mas. Ada 8 PSK dan 1 mucikari, Namun 1 PSK berhasil melarikan diri,” sebutnya.

 

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital
Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial
Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan
Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan
Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar
Bukan Sekadar Kejar Piala, Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Nyali di Ajang Jatim JAWARA 2026
LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kominfo Jatim Luncurkan “PERISAI ANAK”, Inovasi Bentengi Generasi Muda di Ruang Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Menembus Batas Digital: RT-RW Kota Probolinggo Jadi Ujung Tombak Perlindungan Sosial

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Transparansi Dipertanyakan, Belanja Toko Daring UPT PPP Muncar Banyuwangi Tanpa Kode RUP Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dinas PUPR Kota Kediri Layangkan Surat Klarifikasi Legalitas Rumah Makan Soto Mantenan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Pemkot Probolinggo Cetak Wirausaha Muda Lewat Regenerasi Pembudidaya Ikan

Berita Terbaru