Nekat Lakukan Dugaan Penganiayaan Disertai Ancaman Terhadap Pengacara, Torik Aziz Resmi Dilaporkan

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bukti Laporan Polisi (kiri) Ilustrasi Pengacara (Kanan)

Foto: Bukti Laporan Polisi (kiri) Ilustrasi Pengacara (Kanan)

Sumenep, Detikzone.id – Nekat melakukan dugaan penganiayaan disertai ancaman serta tuduhan ngawur terhadap pengacara usai sidang di Pengadilan Agama Sumenep, Torik Aziz warga desa Gilang, Kecamatan Bluto, resmi dilaporkan ke Polres Sumenep, Jumat, 13/09/2024.

Laporan tersebut sesuai dengan bukti Lapor Nomor STTPLP/B/IX/231/2024/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur.

Berdasarkan LP, kronologis kejadian dugaan penganiayaan disertai pengancaman dan tuduhan ngawur  tersebut bermula pada hari rabu tanggal 11 September 2024 pukul 11. 00 wib saat mendampingi kliennya Sri Lutfiana melaksanakan sidang di Pengadilan Agama Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat itu pihak lawan dari klien pelapor mendatangkan saksi.

Saat sesi tanya jawab, pelapor bertanya kepada majelis hakim dengan kata ‘Ijin yang mulia mohon ditanyakan kepada saudara saksi apakah saat pemohon kenal dengan termohon dijodohkan pengadek atau saudara saksi mengetahui bahwa pemohon dan termohon sudah pacaran semenjak kuliah?

Belum sempat saksi tersebut menjawab, tiba- tiba saksi yang didatangkan tersebut pingsan dan tersungkur kedepan sehingga sidang dihentikan dan ditunda minggu depan.

Pada saat itu, pelapor belum pulang dikarenakan menunggu sidang yang lainnnya.

Tiba tiba, saudara Torik Aziz datang marah- marah dan langsung memegang kerah baju dan menarik pelapor serta mendorong disertai perkataan ‘Huh bekna rea Patek kia bekna. Mara noro’ satia gara gara be’na mbana sengko’ mate (Kamu ini Anjing, ayo ikut saya. Gara gara kamu mbah saya meninggal dunia).

Tak berselang lama, kegaduhan di PA Negeri Sumenep berhenti karena dilerai banyak orang.

Akibat dari kejadian tersebut, pelapor mengalami luka gores di dada.

Bahkan pelapor merasa terancam dan takut untuk datang kembali ke Pengadilan Agama Sumenep untuk mendampingi kliennya disebabkan adanya ancaman yang dilakukan terlapor kepada pelapor .

Diketahui, Torik Azis (terlapor) merupakan suami dari klien Andika Megista Cahya Hendra yakni Sri Lutfiana.

Keduanya sedang menjalani sidang penceraian di PA Sumenep.

Sementara itu, Andika Meigista Cahya Hendra, K.,S.E.,S.H.,M.H CNSP., CNICP, korban sekaligus pelapor yang berprofesi sebagai seorang pengacara ini berharap terlapor dapat dihukum seberat beratnya.

“Ini ancaman nyata bagi seorang  pengacara. Saya berharap Polres Sumenep bekerja profesional sehingga terlapor hukuman yang setimpal,” pungkas pria yang memiliki panggilan karib Pengacara Alam Gaib ini.

Berkenan dengan itu, hingga berita ini terbit pihak terlapor belum dapat terkonfirmasi.

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur
Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran
Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Isu “Sapi Raib” BUMDes Paowan Dibantah, Pemdes Tegaskan Penjualan Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru