Pasca Viral,  Papan Informasi Proyek Irigasi di Desa Grujugan Mendadak Muncul, Ternyata Milik CV Panggung Jaya

Kamis, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.id- Setelah viral diberitakan mengenai dugaan ketidakberesan pembangunan proyek saluran irigasi yang melanggar KIP dan Perpres di Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, papan informasi pengerjaan proyek tiba tiba muncul.x

Saat ini, papan informasi yang sebelumya tidak ada kini mendadak muncul tepat berada di samping pelaksanan proyek, Kamis, 19/09/24. Sore.

Pelaksana pekerjaan irigasi yang sebelumnya melanggar UU KIP dan mengangkangi Kepres di Desa Grujugan, Kecamatan Gapura ini ternyata dikerjakan oleh CV Panggung Jaya Dengan nilai anggaran 180.529.000,- yang bersumber dari APBD tahun 2024. No SPMK : 17/SPMK/PL-BM/435.108.3/2024. Dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan warga setempat inisial K, setelah mengetahui papan informasi yang sudah mendadak muncul setelah viral di pemberitaan, menyampaikan, bahwa pekerjaan irigasi di desa Grujugan, Gapura tersebut merupakan proyek dari PUTR.

“Setelah saya baca di papan informasinya, pekerjaan tersebut ternyata dari dinas PUTR Sumenep Pak,” ucapnya kepada Pewarta Detikzone.id

Menurutnya, saat proyek pekerjaan saluran irigasi dilaksanakan, tidak ada papan nama Infomasi.

“Sejak berapa Minggu lalu hingga tadi pagi tidak ada  papan informasi di lokasi. Mungkin dipasang hari ini karena sebelumnya saya tidak pernah lihat Papan nama tersebut,” jelasnya.

Sementara, hingga berita ini terbit, Pewarta belum bisa melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada Pemilik CV.

 

Penulis : Amin

Berita Terkait

Petani di Sreseh Sampang Dihabisi Secara Brutal di Tegalan: Leher Ditebas, Motif Diduga Perseteruan Lama
Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan
Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai Jika Tak Berbenah, Termasuk Pamekasan
Bikin Geleng-geleng! Belanja Tagihan Telepon DPRD Probolinggo Tembus Rp 305 Juta, Setara Harga Rumah Non Subsidi
Polemik Alih-alih Program PTSL 2024:Ternyata Pokmas Rangkap Jabatan PPPK, Ratusan Warga Desa Karya Basuki Merasa Tertipu
Kurir Bluto Jadi Korban Kekerasan, Kuasa Hukum Minta Polisi dan Kemendesa Tegakkan Aturan Tanpa Toleran
Pegiat Hukum Sumenep Desak Polsek Bluto Tetapkan Tersangka Penganiayaan Kurir
Premanisme Siang Bolong! Kurir Paket Dianiaya di Bluto Sumenep, Pelaku Diduga Tak Terima Keterlambatan

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:58 WIB

Petani di Sreseh Sampang Dihabisi Secara Brutal di Tegalan: Leher Ditebas, Motif Diduga Perseteruan Lama

Senin, 1 Desember 2025 - 15:30 WIB

Setengah Miliar Lebih Anggaran Adv DPRD Probolinggo Dipertanyakan, Dinilai Tidak Transparan

Sabtu, 29 November 2025 - 21:53 WIB

Purbaya Akan Bekukan Bea Cukai Jika Tak Berbenah, Termasuk Pamekasan

Sabtu, 29 November 2025 - 20:44 WIB

Bikin Geleng-geleng! Belanja Tagihan Telepon DPRD Probolinggo Tembus Rp 305 Juta, Setara Harga Rumah Non Subsidi

Sabtu, 29 November 2025 - 00:21 WIB

Polemik Alih-alih Program PTSL 2024:Ternyata Pokmas Rangkap Jabatan PPPK, Ratusan Warga Desa Karya Basuki Merasa Tertipu

Berita Terbaru

Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni: Festival Pesisir 4 menjadi ruang belajar dan pelestarian budaya

PEMERINTAHAN

Kepala DPMD Sumenep Apresiasi Festival Pesisir 4 di Giligenting

Sabtu, 6 Des 2025 - 16:11 WIB